Korban Tewas Demo Kenaikan BBM Memegang Anak Panah

Jumat, 28 November 2014 – 03:11 WIB
Korban Tewas Demo Kenaikan BBM Memegang Anak Panah.

jpnn.com - MAKASSAR - Kematian Muhammad Arif alias Ari (17), warga Pampang 1 aksi unjuk rasa anarkis Mahasiswa UMI di depan kantor Gubernur Sulsel, Kamis (27/11) memang masih simpang siur. Namun dari keterangan saksi, korban disebut tewas setelah terlindas mobil water cannon.

“Ari yang sementara memegang busur (anak panah) terjatuh setelah terkena gas air mata. Kemudian ia terlindas mobil water cannon saat aparat memukul mundur mahasiswa,” ujar salah seorang mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang minta identitasnya tidak dipublikasikan kepada Rakyat Sulsel (Grup JPNN.com).

BACA JUGA: Rektor UMI Minta Polisi Fungsikan Intelijennya

Saksi menceritakan, setelah terinjak, Ari tergeletak tepat disamping mobil water cannon dengan kondisi kepala bagian kiri pecah dan mengeluarkan darah yang cukup banyak.

“Dia tergeletak, lalu ditariklah sama polisi dan dibawa ke RS Ibnu Sina. Saat tergeletak dia sudah tidak goyang sedikitpun,” ucapnya. (rakyat sulsel/awa/jpnn)

BACA JUGA: Bawa Sabu 19 Gram dari Lapas, Apeng Dicokok Polisi

BACA JUGA: Jenazah Korban Demo Kenaikan BBM Langsung Divisum

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Diduga Tergilas Water Cannon, Ini Kata Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler