KPK Geledah Kantor Pafesta

Selasa, 29 November 2011 – 00:09 WIB

CISARUA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam kasus dugaan penyuapan pembangunan Pasar Festival (Pafesta) Cisarua yang melibatkan Jaksa SistoyoSejumlah anggota KPK, Senin (28/11) menggeledah ruang Kantor PT Damarindo Abadi Lestari (DAL) selaku developer  Pafesta.
   
Berdasarkan informasi, sembilan penyidik KPK tiba di kantor yang berada di Jalan Raya Puncak, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua, pukul 14:00

BACA JUGA: Wedding Trees Jaga Kelestarian Hutan di Lobar

Mereka menggunakan dua mobil yakni Toyota Avanza warna silver dan hitam dengan nomor polisi B 1905 UFR dan B 1906 UFR.

Kedatangan anggota KPK tersebut tidak disambut baik oleh beberapa karyawan PT DAL
Bahkan, karyawan PT DAL sempat bersitegang dengan anggota KPK terkait surat tugas penggeledahan dari komisi pimpinan Busyro Muqoddas itu

BACA JUGA: Layanan SIM dan Administrasi Nikah Berintegritas Rendah



"Kami hanya takut saja ada oknum KPK yang mengaku-ngaku, wajar ketika meminta kejelasan surat kepada mereka," ujar salah satu staf PT Azis kepada Radar Bogor (JPNN Group), kemarin.
   
Namun saat ditanyakan bahwa kedatangan KPK itu terkait kasus penyuapan Jaksa Sistoyo oleh pengusaha Edward M Bunjamin bin Max Bunjamin (52) selaku Bos Pafesta, Azis tidak mau berbicara banyak
"Kita juga ga tahu, mereka datang tiba-tiba

BACA JUGA: Bertindak Amoral, Abraham Siap Mundur

Kita persilahkan saja, toh memang sudah ada surat perintah dari pusat," ungkapnya.
   
Dari pantauan JPNN, kesembilan anggota KPK yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Cisarua, AKP Iwan Wahyudi,  memeriksa seluruh data perusahaan, baik yang berbentuk lembaran kertas maupun yang ada di komputerKPK  masih terus mencari data-data yang berkaitan dengan  kasus pemalsuan dan penipuan cek senilai Rp5,6 miliar, pada proyek pembangunan hanggar dan kios Pafesta.(bac/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahyuddin Mengaku Jual Aset Sesuai NJOP


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler