KPK Periksa 69 Pegawai Kemenkeu Terkait Dugaan TPPU, Taufik Berkomentar Begini

Rabu, 08 Maret 2023 – 22:09 WIB
Dokumentasi - Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengomentari langkah KPK memeriksa 69 pegawai Kementerian Keuangan terkait dugaan TPPU. (ANTARA/HO-MPR)

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengomentari langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 69 pegawai Kementerian Keuangan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dia memuji langkah lembaga antirasuah tersebut. Taufik juga meyakini langkah tersebut membawa efek positif bagi kepercayaan publik terhadap pegawai Kemenkeu.

BACA JUGA: Temuan Baru KPK: 134 Pegawai Pajak Punya Saham di 280 Perusahaan

"Ini juga bagian dari upaya untuk memastikan kepercayaan publik itu tetap bisa ditumbuhkan dalam proses penyelenggaraan negara,” ujar Tobas, sapaan karibnya, kepada wartawan ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (8/3).

Menurut Tobas, laporan terkait dugaan TPPU sedianya harus ditindaklanjuti secara serius, terlebih laporan dugaan TPPU di lingkungan Kemenkeu yang bertugas dalam penyelenggaraan keuangan negara.

BACA JUGA: Putusan PN Jakpus soal Penundaan Pemilu Jadi Polemik, Tobas Memberi Solusi Begini

Hal tersebut, kata dia, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang mengedepankan akuntabilitas dan integritas.

Meski demikian, Tobas enggan menanggapi soal kemungkinan pemberian hukuman dimiskinkan hartanya bagi terduga pelaku TPPU di Kemenkeu tersebut.

BACA JUGA: Laksdya TNI Aan Kurnia Laporkan Ancaman Keamanan Laut kepada Mahfud MD

“Kalau nanti sudah masuk proses hukum, baru bisa bicara soal perlu atau tidaknya dimiskinkan,” ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD sebelumnya mengatakan KPK telah memeriksa satu per satu pegawai Kemenkeu yang diduga terkait tindak pidana pencucian uang.

"Kemarin ada 69 orang dengan nilai hanya enggak sampai triliunan, (sekitar) ratusan miliar (rupiah)," ucapnya.

Mahfud juga mengungkapkan ada temuan transaksi mencurigakan di lingkungan Kemenkeu senilai Rp 300 triliun.

"Saya sudah dapat laporan terbaru tadi pagi, malah ada pergerakan mencurigakan senilai Rp 300 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan yang sebagian besar ada di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai," kata Mahfud. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jabo Prima


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler