KPK akan Panggil Lasmi Demokrat Lagi di Kasus Bupati Banjarnegara

Kamis, 16 Juni 2022 – 17:57 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil anggota DPR RI Fraksi Demokrat Lasmi Indaryani. FOTO: Ilustrasi: arsip JPNN.com/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mau mengikuti kemauan anggota DPR RI Lasmi Indaryani yang masuk dalam daftar saksi kasus rasuah Bupati Nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono.

Sebelumnya Lasmi mengundurkan diri dari statusnya sebagai saksi dengan alasan Buddhi merupakan ayah kandungnya.

BACA JUGA: KPK Endus Permainan Anggaran Lasmi Wabendum Demokrat di Banjarnegara

Namun, KPK akan kembali memanggil wakil bendaraha umum Partai Demokrat itu untuk kasus dugaan korupsi pada pengadaan barang dan gratifikasi di Pemkab Banjarnegara.

"Jadwalnya akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (16/6). 

BACA JUGA: Suara Hati Lasmi Sulastri Terungkap di Hadapan Pak Ganjar, Mpun Mboten Payu..

Pada pemeriksaan dua hari yang lalu, Lasmi mengundurkan diri sebagai saksi untuk Budhi Sarwono yang kini menjadi tahanan KPK. Dia beralasan tidak layak menjadi saksi karena statusnya sebagai anak kandung Budhi Sarwono.

KPK bergeming dengan alasan itu. Lembaga antikorupsi itu akan memanggil Lasmi sebagai saksi untuk tersangka lain dalam perkara tersebut.

BACA JUGA: Lasmi Indaryani Takut saat Diancam akan Dibunuh, Lolos ke Senayan

"Tentu kami hargai keinginan yang bersangkutan untuk kooperatif hadir dan akan menyampaikan yang ia ketahui di hadapan tim penyidik secara jujur," tutur Fikri.

Sebelumnya, KPK mengendus keterkaitan  Lasmi Indaryani dalam kasus dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Banjarnegara periode 2019-2021 yang menyeret Budhi Sarwono.

Lasmi diduga mengetahui proses penganggaran untuk berbagai proyek di Pemkab Banjarnegara pada tahun anggaran 2019-2021.

KPK pun mendalami hal tersebut dengan Lasmi pada Selasa (15/6).

"Lasmi Indaryani dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses penganggaran untuk pengadaan berbagai proyek di Pemkab Banjarnegara pada 2019-2021," ungkap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (15/6).

Namun, Fikri masih merahasiakan lebih lanjut sepak terjang Lasmi Indaryani dalam sengkarut dugaan korupsi yang melibatkan bapaknya itu.

Lasmi yang merupakan anggota Komisi V DPR RI dapil Jawa Tengah VII itu tercatat sempat menjabat Direktur Utama PT Semangat Muda. Perusahaan konstruksi itu pernah memenangkan lelang sejumlah proyek.

Budhi sebelumnya sempat mengaku memiliki saham di PT Semangat Muda, PT Sutikno Tirta Kencana, dan PT Buton Tirto Baskoro. Perusahan itu bernaung dalam PT Bumi Redjo.

Senin lalu (13/6), KPK mengumumkan saat ini sedang melakukan pengusutan penyidikan perkara baru yang melibatkan Budhi Sarwono. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tersangka Pengaturan Skor Tuding Lasmi Otak di Balik Suap untuk Johan dan Dwi


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler