Kronologi Oknum TNI AL Menusuk Serda Saputra Hingga Tewas, Gegara Wanita

Sabtu, 04 Juli 2020 – 08:08 WIB
Sejumlah pelaku perusakan Hotel Mercure Tambora (kanan) di Jakarta, Jumat (3/7). Foto: ANTARA/Polres Metro Jakarta Barat

jpnn.com, JAKARTA - Polisi mengungkap pemicu perusakan di Hotel Mercure Batavia Tambora pada 22 Juni 2020 yang dilakukan oknum anggota TNI AL berinisial RW.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Polisi Audie S Latuheru mengatakan, perusakan disebabkan kemarahan oknum marinir karena tak dapat bertemu kekasihnya yang menjalani karantina COVID-19 di hotel itu.

BACA JUGA: Panglima TNI Harus Mengungkap Secara Transparan Kematian Serda Saputra

"Namun ketika diperiksa petugas, nama kekasih RW tidak ada di daftar nama petugas hotel," kata Audie di Jakarta, Jumat (3/7).

Kendati telah dijelaskan oleh petugas keamanan hotel, RW tidak mempercayainya.

BACA JUGA: Kombes Helmi: Di Mana pun Kamu Berada, Asli, Kami Kejar!

Kemudian terjadi cekcok di antara keduanya sehingga sebuah thermo gun dilempar RW hingga rusak.

RW akhirnya mengganti thermo gun yang dirusaknya. Namun karena masih kesal dengan petugas keamanan, RW kembali bersama teman-temannya.

BACA JUGA: Udin Kesepian Setelah Dicerai Istri, Kontrakan jadi Tempat Aksi Bejatnya

Di pihak RW, ada sembilan orang merupakan warga, sedangkan dua lainnya merupakan oknum anggota TNI.

Mereka membuat kericuhan hingga memecahkan pot bunga dan gagang pintu hotel. Saat hal itu terjadi, Serda Saputra datang untuk menengahi keributan.

Namun Serda Saputra malah diserang menggunakan senjata tajam hingga nyawanya tak terselamatkan.

"Saat ini tiga oknum TNI tersebut sudah ditangani Polisi Militer. Sedangkan sembilan warga sudah kami tahan," kata Audie. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler