Kurangi Bicara Saat Mengenakan Masker Untuk Menangkal ini

Sabtu, 28 Agustus 2021 – 12:31 WIB
Ilustrasi - Komunitas Aku Badut Indonesia (ABI) mengampanyekan pemakaian masker di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (12/7/2021). Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Universitas Indonesia dr. Susie Rendra menyarankan mengurangi bicara saat mengenakan masker atau maskne.

Menurutnya, mengurangi berbicara saat mengenakan masker bisa mencegah timbulnya jerawat.

BACA JUGA: Setahun Ditinggal Ibunya di Malaysia, Bocah Panji Akhirnya Pulang

Dia menjelaskan makin sering berbicara makin banyak udara pernapasan yang keluar dan menyebabkan makin panas area wajah.

Akibatnya, muncul rasa pengap, keringat di dalam masker dan ini pencetus jerawat di area yang tertutup masker.

BACA JUGA: PAN Masuk Koalisi Untuk Memuluskan Amendemen Presiden 3 Periode?

"Kurangi mengobrolnya (berbicara) karena makin banyak bicara, uap air yang diproduksi banyak, makin panas, makin pengap di dalam masker sehingga risiko jerawatnya makin besar," ujar dr. Susie Rendra dalam sebuah diskusi dikutip Sabtu (28/8).

Maskne atau jerawat yang muncul di area tertutup masker umumnya berbentuk seperti jerawat pada umumnya yakni berwarna kemerahan, bengkak hingga bernanah.

BACA JUGA: Bukan Akhlak Baik Pejabat Dapat Honor Dari Penanganan COVID-19

Selain masalah ini, ada juga dermatitis seboroik atau eksim ketombe yang juga bisa dipicu kondisi pengap dan berkeringat di sekitar masker.

Gejala yang bisa dialami yakni kemerahan, ruam di sekitar mulut, hidung dan pada kasus berat bisa mengenai area lain.

Agar tak terkena dua masalah ini, di samping mengurangi bicara, juga perlu rutin mengganti masker yakni setiap 3-4 jam kali.

Menurut Susie, setelah 3-4 jam bagian dalam masker cenderung sudah dipenuhi banyak uap air dari pernapasan yang selain mengurangi efektivitasnya sekaligus memicu munculnya jerawat akibat kondisi di sekitar masker yang pengap.

Hal lain yang tak kalah penting ialah mencuci muka rutin sebelum mengenakan masker baru.

"Untuk mengurangi maskne dan seboroik, lakukan mencuci muka sebelum ganti masker baru untuk mengurangi keringat, kulit mati yang menumpuk selama pemakaiann masker. Saya prefer pasien bersihkan wajah dengan air suhu normal," kata Susie.

Anda juga sebaiknya tak mengenakan riasan berlebihan saat mengenakan masker, karena makin tebal riasan, menyebabkan area yang tertutup masker makin panas dan risiko munculnya jerawat pun lebih besar.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler