Laba Bank Danamon Naik 88 Persen

Jumat, 18 Februari 2011 – 20:20 WIB
JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk meraih peningkatan laba bersih sebesar 88 persen pada 2010Peningkatan keuntungan tersebut didukung oleh pendapatan nonbunga dan kredit, khususnya di sektor usaha mikro

BACA JUGA: Suzuki Luncurkan Shogun Axelo 125cc

Dengan peningkatan laba tersebut, maka pada 2010, laba bersih Bank Danamon mencapai Rp 2,883 triliun, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 1,532 triliun.

Penjelasan seputar keuntungan tersebut disampaikan Direktur Utama Danamon, Henry Ho, dalam paparan kinerja 2010 di Jakarta, Kamis (17/2)
"Kondisi ekonomi makro Indonesia sepanjang 2010 kondusif bagi pertumbuhan kredit kami di semua lini usaha," ujarnya, didampingi Wakil Direktur Utama Bank Danamon, Jos Lukuhay, serta Direktur Bank Danamon Vera Eve Lim dan Pradip Chhadva.

Menurut Henry, pada akhir Desember 2010, total kredit di Bank Danamon mencapai Rp 82,658 triliun, atau tumbuh 31 persen dari Rp 63,278 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya

BACA JUGA: LOreal Investasi USD 100 Juta

Kredit UMKM mencatat pertumbuhan sebesar 24 persen atau mencapai Rp 26,56 triliun, dan mencakup 32 persen dari total kredit Danamon pada akhir 2010.

Sementara kredit korporasi dan komersial Bank Danamon mencatatkan peningkatan sebesar 21 persen, menjadi Rp 16,272 triliun dari sebelumnya Rp 13,4 triliun pada 2009
Peningkatan di sektor ini terjadi karena dukungan bisnis trade finance yang tumbuh 74 persen menjadi Rp 3,14 triliun dari Rp 1,8 triliun pada tahun sebelumnya.

Sedangkan pembiayaan alat-alat berat melalui unit asset based finance (ABF) juga mencatatkan kinerja yang baik, tumbuh 49 persen dari Rp 1,06 triliun pada akhir 2009, menjadi Rp 1,58 triliun

BACA JUGA: Pasarkan Renault, Indomobil Investasi Rp 20 M

"Tahun ini kami akan meningkatkan pertumbuhan kredit sekitar 15-20 persen," ujarnya.

Rasio kredit bermasalah atau NPL gross Bank Danamon berada di posisi 3 persen pada akhir Desember 2010, turun dari 4,5 persen pada 2009Sepanjang 2010, pendanaan Bank Danamon juga terus menunjukkan peningkatan"Dalam satu tahun terakhir, pendanaan pihak ketiga kami tumbuh signifikan sebesar 18 persen atau Rp 80,921 trilliun pada akhir 2010," ujar Direktur Bank Danamon, Vera Eve Lim.

Selain itu kata dia, perseroan juga berhasil meningkatkan komposisi giro dan tabungan (CASA), yang berarti meningkatkan basis dana murah merekaGiro tumbuh 48 persen menjadi Rp 10,972 triliun, sementara tabungan naik 39 persen mencapai dan Rp 21,433 triliun"Secara keseluruhan, CASA mencapai Rp 32,405 triliun dari Rp 22,768 triliun di akhir Desember 2009, atau meningkat 42 persen dan menyumbangkan 40 persen dari total dana pihak ketiga Bank Danamon pada akhir Desember," ujar Vera.

Sementara itu, pendapatan bunga bersih tumbuh 5 persen menjadi Rp 9,908 triliun, dari Rp 9,462 triliun di akhir tahun sebelumnyaKinerja keuangan Bank Danamon untuk 2010 didukung pendapatan nonbunga, antara lain, credit related fees, termasuk transaction services, trade finance asuransi, serta keuntungan dari penjualan surat-surat berharga"Anak perusahaan kami pun, Adira Finance, juga berkontribusi meningkatkan pendapatan kami sekitar 1/3 dari total pendapatan," katanya.

Dengan demikian, return on average asset (ROAA) Danamon tercatat sebesar 2,8 persen untuk 2010Sementara return on average equity (ROAE) mencapai 18,5 persenPada akhir Desember 2001, rasio kecukupuan modal (CAR) Bank Danamon berada di posisi 16 persen dengan memerhitungkan risiko operasional"Tahun ini kami tidak punya rencana untuk meningkatkan permodalan melalui subdebt," ujarnya(dd/ito/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penjamin IPO Garuda Terlilit Utang Triliunan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler