L"Oreal Investasi USD 100 Juta

Jumat, 18 Februari 2011 – 17:55 WIB
JAKARTA - Produsen produk kecantikan global makin agresif membidik pasar domestikL"Oreal menargetkan pertumbuhan konsumen sebesar 50 juta orang

BACA JUGA: Pasarkan Renault, Indomobil Investasi Rp 20 M

Untuk memperkuat bisnisnya, total mereka menginvestasikan sebesar USD 100 juta yang separuh di antaranya digunakan pembangunan pabrik.

President Director L"Oreal Indonesia, Jean Christophe Letellier mengatakan, pembangunan pabrik tersebut untuk menambah kapasitas produksi
Apalagi menghadapi market yang terus tumbuh sehingga pasokan di pasaran tetap terjaga

BACA JUGA: Penjamin IPO Garuda Terlilit Utang Triliunan

L"Oreal menargetkan pertambahan konsumen di Indonesia menjadi 50 juta dari realisasi tahun kemarin sebesar 20 juta orang.

"Total investasi untuk manufaktur dan fasilitas USD 50 juta
Sisanya USD 50 juta membiayai kegiatan promosi sampai distribusi," urainya saat konferensi pers kemarin (17/2)

BACA JUGA: BRI Kucuri Agribisnis Rp 5 Triliun

Saat ini, pabrik yang berlokasi di kawasan industri Jababeka Cikarang dengan luas 200 ribu meter persegi tersebut masih proses pembangunanDitargetkan, pabrik yang mulai dibangun Oktober 2010 lalu bisa tuntas akhir 2011.

Selama ini pihaknya memiliki satu pabrik di Ciracas dengan kapasitas produksi 100 juta unit per tahunNah dengan ekspansi pabrik bisa menambah kapasitas menjadi 300 juta unit per tahun pada 2012Sedangkan 2015 nanti, produksi ditargetkan naik menjadi USD 500 juta unit per tahun"Nantinya khusus memproduksi produk perawatan rambut dan skincare," urainya.

Menurut Jean, pihak korporasi membatasi pembangunan pabrikDi Asia, mereka memiliki empat pabrik yakni dua di Jepang, satu di Tiongkok dan satu di IndonesiaOleh karenanya, selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik di Indonesia juga menyuplai produk kecantikan di tingkat regional Asean"Sebanyak 25 persen untuk konsumen di Indonesia dan sisanya 75 persen akan diekspor," jelas dia.

Sementara bisnis mereka tahun 2010 lalu membukukan kinerja positifDia menyebut, pertumbuhan penjualan secara unit meningkat sekitar 61 persen dan penjualan bersih naik sekitar 28 persenSecara global, grup L"Oreal mencatat penjualan bersih EUR 19,5 miliar"2011 kami targetkan bisa tumbuh 30 persen," sebutnya.

Total pada 2020 L"Oreal menargetkan 1 miliar konsumen baru yang 50 persen disumbang dari kawasan Asia Pasifik terutama Tiongkok, India dan IndonesiaKhusus Indonesia, pihaknya memasang target sebesar 10 persen dari total market di Asia PacifikUntuk itu, pihaknya mengeluarkan sejumlah strategi seperti mengeluarkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di negara emerging market.

"Seperti produk dengan kemasan sachet sehingga lebih terjangkauSekaligus memperluas pasar di segmen middle," imbuh General Manager Consumer Products Division, Ashwin RajgopalSelain itu, produk yang bakal dirilis akan mendekatkan pada segmen pria(res)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fund Asing Pindah Bursa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler