JAKARTA - Laba bersih Unit Usaha Syariah PermataBank (PermataBank Syariah) pada Kuartal III 2010 tercatat Rp 76 miliar atau meningkat 46 persen dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 52 miliar”Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh peningkatan pendapatan seiring dengan peningkatan pembiayaan, di antaranya dari Margin Murabahah dan Sewa Ijarah yang tercatat sebesar Rp 94,1 miliar atau mengalami kenaikan 35 persen dari Rp 69,9 miliar,” kata Lauren Sulistiawati, direktur Retail Banking PermataBank kemarin (26/12)
BACA JUGA: Pertamina Pasok BBM ke PT PNG
Sementara itu, pendapatan operasional lainnya tercatat Rp 60,9 miliar atau tumbuh hingga mencapai 178 persen dari Rp 21,9 miliar di akhir September 2010
Seiring dengan komitmen untuk senantiasa menjalankan fungsi intermediasinya, PermataBank Syariah mencatat pembiayaan sebelum pajak (gross) sebesar Rp 1,28 triliun hingga Kuartal III 2010
BACA JUGA: Pertamina Terapkan Tender Minyak Online
Namun demikian prinsip kehati-hatian yang tercermin dari Non Performing Financing (NPF) tetap menjadi perhatian yang utamaMenurut Lauren Transformasi model bisnis yangdilakukan, penyempurnaan infrastruktur, pengembangan berbagai produk serta layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dapat berjalan dengan baik
BACA JUGA: Batik Kalah Saing dengan Baju Timnas Garuda
”Ini turut ditopang oleh pendekatan Customer Centric yang kami lakukan secara konsisten,” tandasnya.Adapun Achmad KPermana, head PermataBank Syariah menjelaskan, kemudahan dan keleluasaan nasabah dalam melakukan transaksi perbankannya merupakan nilai lebih yang diperoleh nasabah PermataBank Syariah”Selain melalui 275 cabang konvensional PermataBank dimana 241 cabang telah berkonsep office channeling, nasabah dapat melakukan transaksi perbankannya melalui Permata e-Channel seperti PermataATM, PermataMini atm, PermataNET dan PermataMobile secara langsung dan seketika (on line real time) tanpa dibatasi ruang dan waktu,” tuturnya(snd)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bank BJB Incar Kredit Rp 30 Triliun
Redaktur : Tim Redaksi