Ladies, Ini Cara Atasi Kram Perut Saat Menstruasi

Kamis, 03 Agustus 2017 – 21:37 WIB
Sakit perut atau diare. ILUSTRASI. Foto: Laman India Times

jpnn.com - Kram perut ini biasa terjadi sehari menjelang menstruasi dan merupakan keluhan ginekologi yang paling umum dan banyak dialami wanita.

Gejala kram perut ini banyak menyerang remaja dan akan hilang begitu haid datang dan biasanya akan hilang setelah seorang wanita melahirkan.

BACA JUGA: Berindehoi saat Menstruasi? Nih Fakta tentang Plus dan Minusnya

Berikut ini beberapa tips mengatasi kram perut saat menstruasi, seperti dilansir laman Sheknows:

1. Makanlah dengan benar

BACA JUGA: Ladies, 5 Tips Mengatasi Kram Saat Menstruasi

Ketika Anda adalah PMSing hardcore, yang ingin Anda lakukan hanyalah meraih keripik kentang dan permen, tapi itu hanya akan memperburuk keadaan tubuh.

Mengonsumsi makanan yang tepat, seperti serat bisa membuat perbedaan.

BACA JUGA: Hai Para Remaja Putri, Simak nih Penjelasan Dokter Frida soal Menstruasi

Mayo Clinic melaporkan bahwa sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin E (ditemukan pada biji bunga matahari, kacang almond dan bayam), asam lemak omega-3 (mengandung salmon), vitamin B1 / tiamin (coba kacang hijau, asparagus dan kecambah), suplemen vitamin B6 dan magnesium bisa membantu mengurangi kram secara signifikan.

Penelitian juga telah menemukan bahwa dark chocolate sebenarnya bisa membantu mengendurkan otot.

2. Bantalan pemanas

Menurut Mayo Clinic, panas bisa sama efektifnya dengan obat penghilang rasa sakit over-the-counter dalam hal mengurangi kram.

Rendam dalam bak yang berisi air panas atau tempatkan botol air panas di perut bagian bawah untuk mengurangi rasa sakit.

Sebagian besar toko obat menjual bantalan pemanas yang mudah diletakkan di kulit dan muat di bawah pakaian yang merupakan penyelamat saat Anda tidak bisa melewatkan pekerjaan tidak peduli seberapa buruk kram Anda.

3. Say good bye to caffeine

Kafein benar-benar bisa memperparah kram Anda. Tidak hanya itu, kafein bisa meningkatkan stres dan kecemasan Anda.

4. Bergerak

Ini mungkin hal terakhir yang ingin Anda lakukan saat sakit yang menyiksa, tapi latihan/olahraga melepaskan beta-endorfin, suatu bahan kimia di otak yang meningkatkan mood, membantu meringankan rasa sakit dan mengendurkan otot.

Anda bisa melakukan jalan-jalan cepat, naik sepeda atau yoga ringan yang sangat membantu dalam melepaskan endorfin.

5. Cobalah minyak esensial

Minyak esensial tidak hanya berbau harum, tapi beberapa orang mengklaim bahwa mereka juga bisa menjadi penghilang rasa sakit juga.

Studi triple-blind yang dipublikasikan di Caspian Journal of Internal Medicine menemukan bahwa menelan minyak thyme bekerja lebih baik untuk mengurangi kram daripada ibuprofen.

Para peneliti menjelaskan bahwa thyme sangat efektif karena efek analgesik dan antispasmodiknya. Sebagai bonus tambahan, minyak ini juga memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat penghilang rasa sakit tradisional over-the-counter.

Ingin mencobanya? Penelitian ini menggunakan 25 tetes minyak thyme yang diencerkan hanya 2 persen, artinya diencerkan dengan minyak lain.

Minyak atsiri juga bisa dioleskan secara topikal untuk membantu memberi kelegaan.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Khusus Cewek! ini Kaitan Haid Pertama Kali dan Risikonya


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler