Lagi, 20 Siswi SMAN 12 Padang Kesurupan

Sabtu, 10 Desember 2011 – 12:36 WIB
NANGGALO - Kasus kesurupan kembali menimpa para pelajar di Padang, Jumat (9/12)Kali ini, 20 siswi SMA Negeri 12 Padang mengalami kesurupan

BACA JUGA: Mayoritas Korban Merapi Belum Punya Rumah Lagi

Proses belajar terganggu, sehingga para guru terpaksa memulangkan siswa-siswinya lebih cepat dari jam sekolah


Informasi yang dihimpun Padang Ekspres dari guru-guru SMAN 12, kejadian tersebut terjadi sejak Selasa lalu, sekitar pukul 15.00 WIB

BACA JUGA: 40 Penumpang KM Jujur Harapan Hilang

Saat itu, para pelajar kelas X4 dan kelas lainnya sedang gotong-royong (goro) di pekarangan sekolah
Entah kenapa, tiba-tiba salah seorang pelajar kelas X4, Indah, 16, berteriak histeris sambil menyebut nama Alan, 16, siswa lainnya.

Tak ayal, puluhan siswa dan beberapa guru kaget melihat tingkah Indah

BACA JUGA: Takut Dirazia, Pedagang di Tarakan Tutup

Dalam sekejap, siswi lainnya, Sindy, 16, ikutan berteriakBegitu diamati, ternyata kedua siswi ini kesurupan.

Dari informasi para guru, Sindy kabarnya juga memiliki kemampuan gaib, bisa melihat dan berbicara dengan makhluk gaib"Ya, kabarnya Sindy punya kemampuan indigo (kemampuan gaib)," kata salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya.

Kemudian, pada Kamis hingga Jumat (9/12), kesurupan kembali terjadi di sekolah tersebut, sekitar pukul 09.00Bahkan, sampai hari kemarin, sudah ada sekitar 20 siswi kesurupan.

Namun anehnya, kesurupan itu hanya di pekarangan sekolah"Jika mereka yang kena kesurupan itu ke luar dari pekaranagn sekolah, mereka langsung sadar," kata guru lainnya.

Menurut  Andi, 17, salah seorang pelajar, kejadian ini baru kali pertama terjadi di sekolahnyaMenurut teman-temannya, puncak kesurupan ini diduga terjadi hari ini"Kata teman-teman puncaknya besok, tapi dari mana mereka mengetahinya kalau besok puncaknya, saya juga tidak tahuMudah-mudahan tidak lagi terulang," harapnya.
 
Kepala SMAN 12 Herman H yang dihubungi Padang Ekspres via handphone sore kemarin, nomornya tidak aktifNamun informasi dari para guru, kepala sekolah tidak pernah tiba di sekolah sejak Selasa (6/12) meski telah diberitahukan kejadian kesurupan itu.

Sebelumnya, Guru Besar IAIN Padang Asasriwarni menilai kesurupan dipicu kurangnya bekal keagamaan siswa sehingga mudah dimasuki makhluk halus seperti jin"Dari pengalaman kami, beberapa siswi dari beberapa sekolah di Sumbar, sebagian besar kesurupan itu menimpa siswi yang tingkat pemahaman agamanya rendah," katanya, Senin (31/10) lalu.

Dia memaparkan, fenomena kesurupan massal di beberapa sekolah di Sumbar ini memang perlu disikapi seriusDi antaranya meningkatkan pemahaman agama siswa"Kalau seorang siswa itu bekal agamanya bagus, maka imannya kuat, tidak mudah dimasuki makhluk halus," ujarnya.

Asas mengungkapkan, para siswa yang kesurupan rata-rata tidak sarapan saat berangkat sekolah"Karena tidak sarapan, maka fisiknya lemahKalau lemah, jin dan makhluk halus lainnya ini mudah masuk," terangnya.

Asas meminta para guru dan siswa tidak panik saat mengetahui ada siswa yang kesurupan"Semakin panik, kesurupan ini semakin parahMakin mudah pula merembet ke siswa lain," ungkapnya.

Dalam catatan Padang Ekspres,  selain SMAN 12, kesurupan massal sebelumnya juga terjadi di SMAN 2 Lintau Buo,  SMAN 1 Lintau Buo, SMAN 6 Padang, dan siswi Adabiah(di)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengangguran di Batam Lebih 6 Ribu Orang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler