Lagi, Bupati Banyuwangi Diperiksa

Senin, 22 Februari 2010 – 18:29 WIB
JAKARTA- Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Ratna Ani Lestari kembali diperiksa penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Senin (22/2)Pemeriksaan ini lanjutan pemeriksaan sebelumnya dalam kasus dugaan mark up anggaran pengadaan lahan untuk Lapangan Terbang Belimbing Sari, Banyuwangi yang telah menyeretnya sebagai tersangka.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Didiek Darmanto mengatakan selama pemeriksaan, tersangka dicecar sekitar 10 pertanyaan terkait keterlibatan tersangka dalam dugaan korupsi senilai Rp19,7 miliar itu.

"Keterangan yang diberikan tersangka Ratna Ani Lestari, antara lain mengenai pengadaan tanah untuk pembangunan Lapangan Terbang Blimbingsari, Banyuwangi," ujar Didiek, dalam siaran persnya Senin (22/2) sore.

Selain itu, Kapuspenkum menambahkan dalam pemeriksaan yang berakhir sekitar pukul 15.00 wib itu, bukti yang diminta penyidik

BACA JUGA: Gubernur Kepri Ditahan KPK

"Pada saat pemeriksaan, tersangka ada menyerahkan rekening bank miliknya," tambahnya.

Kuasa Hukum Ratna Ani Lestari, OC Kaligis menyebut pemeriksaan dan penetapan kliennya sebagai tersangka salah alamat
Menurutnya kedudukan kliennya sebagai Bupati, bukanlah pengguna anggaran dan hanya sebatas pelanjut kebijakan bupati sebelumnya, Samsul Hadi.

Kebijakan ini juga mencakup penetapan harga lahan yang kini dipermasalahkan.  "Itu juga diambil harga termurah

BACA JUGA: Daftar Golkar : 67 Nama Terseret Century

Waktu dia jadi bupati, sudah selesai penetapan harga," ujar pengacara senior tersebut


Menurutnya yang harus bertanggungjawab sepenuhnya yakni bupati sebelumnya, Abdul Hadi yang kini juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dia (Ratna) cuma meneruskan dan sudah ditentukan (harga lahan), bagaimana dibatalkan, harusnya kejaksaan tanya bendahara," tegasnya.(zul/jpnn)

BACA JUGA: TNI Sudah Usulkan Remunerasi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Endin Ogah Sebut Rekannya di PPP


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler