Lagi, Israel Bombardir Gaza

Senin, 23 November 2009 – 00:01 WIB
HANCUR - Pemandangan salah satu kawasan di tengah Kota Gaza, yang rata-rata sudah luluh-lantak karena kerap dihujani serangan bom Israel. Foto: Wissam Nassar/Maan Images/Imeu.net.
YERUSALEM - Salah satu faksi kuat di Palestina, Hamas, Sabtu (21/11) waktu setempat, sebenarnya baru saja menyampaikan kesepakatan pihaknya dengan faksi-faksi lain, bahwa mereka hanya akan melancarkan serangan balasan jika Israel melakukan aksi militer ke kawasan PalestinaNamun, tidak saja dicueki oleh Israel, pernyataan itu justru 'dijawab' dengan sebuah serangan udara pesawat-pesawat Israel ke tiga titik di Gaza.

Pembombardiran Gaza itu dilakukan Israel hanya selang beberapa jam setelah Hamas merilis pernyataan 'kompromi' terbarunya

BACA JUGA: Ledakan Tambang Tewaskan 87 Orang

Disebutkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sebagaimana diberitakan Xinhua, pengeboman itu sendiri merupakan balasan atas sebuah serangan roket yang diluncurkan dari Gaza, Sabtu pagi.

IDF juga mengklaim bahwa sasaran pengeboman mereka adalah dua fasilitas pembuatan senjata di kawasan utara dan tengah Gaza, serta semua terowongan untuk penyelundupan di bawah perbatasan Gaza-Mesir
Sejauh ini belum dilaporkan bagaimana kerusakan yang ditimbulkan oleh pengeboman pesawat Israel itu, serta bagaimana pula tanggapan pihak Palestina sendiri.

Sementara, terkait soal kesepakatan penghentian serangan roketnya, pernyataan itu disampaikan oleh salah seorang pejabat Palestina dari kaum Hamas, Fathi Hamad, kepada sejumlah jurnalis di Gaza

BACA JUGA: Air Mata Perpisahan Oprah

Namun tak lama, kelompok Islamic Jihad lantas mengeluarkan pernyataan bahwa belum ada kesepakatan atau perjanjian apapun soal itu.

Pihak Israel sendiri menyambut dingin pernyataan tersebut
"Kami akan menilai mereka berdasarkan perbuatan, bukan berdasarkan kata-kata mereka," ungkap salah seorang pejabat Israel yang tak ingin disebutkan namanya.

Meski begitu, sejalan dengan disiapkannya rapat kabinet mingguan Israel, sebuah pernyataan soal serangan-serangan roket pun dikeluarkan oleh IDF

BACA JUGA: 3000 Haji Bonek Ditangkap

"Hampir 270 roket dan mortir telah ditembakkan ke Israel sejak akhir operasi Cast Lead 18 Januari 2009 lalu, dibandingkan dengan lebih dari 3.300 roket dan mortir pada tahun sebelum operasi itu," papar mereka.

"Bulan lalu saja bahkan tercatat sudah ada 15 roket dan mortir yang ditembakkan ke Israel dari Gaza(Intinya) IDF tak akan mentolerir serangan apapun dari organisasi teroris terhadap Israel dan warganya," tegas pernyataan itu(ito/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 6 Tahun Penjara untuk Eks Wapres


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler