Lagi, Mendag Pastikan Stok Ayam dan Telur Aman

Senin, 18 Juli 2011 – 13:04 WIB
BOGOR- Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu kembali menegaskan bahwa stok ayam dan telor dalam posisi aman meski ada kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idul FitriPenegasan ini disampaikan Mari Elka Pangestu saat melakkan rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa perwakilan dari Asosiasi Pakan Ternak, Budidaya, Peternak dan Pembesaran ayam) guna memastikan keamanan pasokan daging ayam dan telur tersebut.

"Dari data yang ada, sejauh ini stok ayam, daging ayam dan telur cukup aman menghadapi kenaikan permintaan,” kata Mari Elka Pangestu seusai rakor dan kunjungan langsung ke Rumah Pemotongan Ayam (RPA) PT Ciomas Adisatwa, di Bogor, Jawa Barat, Senin (18/7).

Diadakannya rakor tersebut, lanjut Mendag, disebabkan karena adanya pola permintaan yang terjadi saat menjelang puasa

BACA JUGA: Riau Berpotensi Jadi Pusat Pelelangan Sawit

Dikatakan, saat puasa dan lebaran cukup tinggi dan sudah merupakan siklus alamiah.  Karena itu, beber dia, para produsen sudah melakukan persiapan dari enam bulan yang lalu dan asosiasi peternak unggas telah mengantisipasi kenaikan permintaan tersebut dengan meningkatkan produksi


“Saya yakin bahwa langkah persiapan sudah dilakukan dengan baik dan dengan demikian pasokan akan cukup," ujarnya.

Hadir dalam rakor tersebut para pelaku perunggasan nasional yang tergabung dalam GAPPI (Gabungan Perusahaan Perunggasan Indonesia), termasuk pelaku yang mewakili peternak, pakan ternak, pembibitan, rumah potong serta PINSAR (Pusat Informasi Pasar) Unggas.

Menurut Mendag, dengan antisipasi tersebut diharapkan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bisa tetap terjaga

BACA JUGA: Promosi BBM Non Subsidi Diabaikan Konsumen

Secara siklikal kenaikan harga biasa terjadi menjelang puasa hingga lebaran, namun itu pun telah diantisipasi agar harga tetap seimbang dengan biaya produksi


"Untuk itu, kami telah berkoordinasi dengan para peternak unggas untuk memastikan stok yang ada mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Mendag.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan per minggu pertama bulan Juli, harga daging ayam tercatat Rp25.916 per ekor

BACA JUGA: Intiland Tambah Alokasi Belanja Rp 1 Triliun

Sementara untuk telur ayam Rp16.672 per kilogramProdusen dan peternak menegaskan bahwa yang terpenting adalah stok mencukupi dan produk tersedia di pasar dengan harga yang relatif stabil.(cha/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelepasan Citilink Tuntas 2012


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler