Lewat Pelabuhan Patimban Pemerintah Berharap Bisa Mengefisienkan Biaya Ekspor

Senin, 24 Juni 2019 – 08:17 WIB
Pekerja saat packaging barang-barang yang akan diekspor. Foto: Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Proyek pembangunan Pelabuhan Patimban ditargetkan rampung pada 2020. Saat ini progres pembangunan Pelabuhan Patimban sudah 29 persen. Sedangkan untuk car terminal yang akan beroperasi pertengahan tahun depan progresnya sudah mencapai 35 persen.

Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo membeberkan tujuan pembangunan Pelabuhan Patimban yakni untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan.

BACA JUGA: Pertengahan 2020, Pelabuhan Patimban Ditargetkan Sudah Beroperasi

Kemudian memperkuat ketahanan ekonomi, mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta menjamin keselamatan pelayaran termasuk area eksplorasi Migas. 

Pembangunan Pelabuhan Patimban dilaksanakan dalam tiga tahap. Pada Tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan akan dapat melayani 3.5 Juta peti kemas (TEUS) dan 600 ribu kendaraan bermotor (CBU).

BACA JUGA: Ekspor Tiongkok Melonjak, Pakar: Harapan Palsu

Pada Tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5.5 Juta TEUS dan pada Tahap ketiga  akan meningkat kembali hingga 7.5 Juta Teus.

Secara umum, Pelabuhan Patimban akan melayani jenis muatan Peti Kemas dan Kendaraan Bermotor yang diangkut menggunakan kapal-kapal berukuran besar.

BACA JUGA: Saatnya Industri Furnitur Genjot Ekspor ke Amerika Serikat

"Nantinya Pelabuhan Patimban juga akan didukung area sarana penunjang (backup area) untuk mendukung efisiensi logistik dari dan ke Pelabuhan Patimban seluas 356 Ha," ucap Agus.

Disamping kegiatan yang dikerjakan oleh Kementertian Perhubungan, telah berlangsung pekerjaan pembuatan akses jalan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). 

Pemerintah berharap dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban bisa mengefisienkan biaya ekspor produk Indonesia ke luar negeri salah satunya produk otomotif.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiongkok Setop Ekspor Bahan Baku Rudal, AS Dijamin Kelabakan


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler