Loh...Fahri Hamzah Tuding Ada Operasi Intelijen

Sabtu, 09 April 2016 – 00:55 WIB
Fahri Hamzah. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Fahri Hamzah terus mempersoalkan langkah Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah memecatnya. Dia menyebut ada operasi intelejen di balik ‎peristiwa itu.

‎"Operasi intelijen yang menjadikan persoalan saya bias dan berkembang," ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/4). ‎

BACA JUGA: Eks Pendamping PNPM Harus Ikut Aturan Main

Fahri menyebut, tindakan yang dilakukannya akhir-akhir ini seolah-olah melawan partai.

Di sisi lain DPP PKS telah melakukan pembocoran dokumen. Surat pemecatan legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu telah beredar sebelum sampai ke tangannya.

BACA JUGA: Polri Masih Pertimbangkan Terbitkan Red Notice untuk La Nyalla

Baru malam harinya setelah ramai, Fahri mendapatkan surat pemecatan itu yang dihantarkan melalui office boy‎ dari DPP PKS.

‎"Panggil kek saya ke fraksi. Menurut saya, memecat pembantu saja kan tidak boleh seperti itu. Ada pesangon, ini enggak ada pesangon. Enggak ada etika," mirisnya. ‎

BACA JUGA: Dari Sydney, SBY Pun Ikut Berduka

Lantas ia mempertanyakan kesantunan yang digembar-gemborkan PKS sebagai dasar sikap partai. 

"Partai yang menyebut dirinya penuh dengan sopan santun, justru sangat tidak sopan, tidak menghargai orang. Jelek-jelek gini kan kita pejabat negara, ya harusnya partai mau menghormati sedikitlah," tegas Fahri. (dna/JPG/sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Di Mana Sunny? Ini Kata Dirjen Imigrasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler