Lorensius: Pembangunan PLBN Jagoi Babang Sudah 99,6 Persen

Rabu, 07 Desember 2022 – 20:00 WIB
PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang (ANTARA/Wati)

jpnn.com - PONTIANAK - Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Bengkayang, Kalbar, Lorensius menyampaikan perkembangan tentang pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang. PLBN itu berada di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Serawak, Malaysia. 

Menurut Lorensius, pembangunan PLBN Jagoi Babang sudah mencapai 99,6 persen.

BACA JUGA: Darwis Sudah Lapor Presiden Soal Kemajuan Pembangunan PLBN Jagoi Babang

“Pembangunan PLBN Jagoi Babang 99,6 persen,” kata Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Bengkayang, Kalbar, Lorensius saat dihubungi di Bengkayang, Rabu (7/12).

Dia menambahkan untuk peresmian masih belum bisa dipastikan kapan akan dilakukan.

BACA JUGA: PLBN Indonesia-Malaysia di Badau Resmi Dibuka Mulai Hari Ini

“Masih menunggu menteri meninjau dahulu,” ungkapnya.

Menurut dia, PLBN Jagoi Babang berdiri di atas tanah seluas 16,7 hektare.

BACA JUGA: Mematok Tarif PCR di Melebihi Ketentuan, Laboratorium Swasta di PLBN Entikong Ditutup Sementara

Untuk pembangunan PLBN Jagoi Babang terdiri dari tiga zona bangunan, yakni zona inti, zona penunjang 1 dan 2.

Zona inti terdiri dari bangunan PLBN inti, car wash, power house, gudang sita, tempat penampungan sementara sampah (TPS), gerbang Tasbara, pos pemeriksaan imigrasi, toilet dan peralatan X-Ray.

Untuk zona penunjang 1 terdiri dari bangunan wisma dan mes pegawai.

“Untuk zona penunjang 2 terdiri dari bangunan masjid, kapel, pasar dan mini terminal," paparnya.

Menurut dia, pembagunan PLBN Jagoi Babang dimulai sejak November 2020, dengan anggaran bersumber dari APBN 2020-2022 (MYC) Rp 209,14 miliar.

"PLBN Jagoi Babang dilaksanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BBPW) Provinsi Kalimantan Barat Ditjen Cipta Karya," katanya.

Dia mengatakan seharusnya pengerjaan PLBN sudah selesai dan diresmikan di Juli 2022, namun ada kendala lain sebagainya.

"Dari informasi yang saya dapatkan lagi peresmian akan dilakukan bulan Desember 2022 ini namun karena ada beberapa kendala belum ada kepastian, tetapi itu kami masih menunggu informasi selanjutnya dari pusat, ya, apakah akan diresmikan Desember nanti atau ada perubahan lagi," jelasnya.

Dia menambahkan yang menjadi kendala selanjutnya, yakni jalan menuju titik nol yang masih jalan tanah sekitar 100 meter. Pihaknya juga sudah coba menyurati BBPW.

“Mudah-mudahan ada tanggapan positif dan juga jika dibangun tentu butuh biaya lagi, dan itu kembalikan ke teknislah," harapnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus mempersiapkan diri baik itu dari sisi sumber daya manusia maupun aktivitas penunjang dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

Dia menambahkan masyarakat setempat diminta dapat proaktif dan kreatif, sehingga tak hanya menjadi penonton saja tetapi juga sebagai pelaku.

"Itu yang sedang kami lakukan, sehingga nantinya masyarakat bisa siap dan bisa berkompetisi. Masing-masing bisa menunjukkan hasil kreativitasnya lewat UMKM,” paparnya.

Dia menambahkan pemda juga sudah menurunkan tim pelatih atau pendamping untuk UMKM. “Supaya dengan begitu mereka lebih terampil dan menghasilkan produk dengan nilai jual lebih baik," jelas dia.

Lorensiusn berharap setelah dibukanya PLBN Jagoi Babang, terjadi pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

“Kami juga berharap nantinya ada prioritas untuk tenaga kerja bagi warga setempat dan memberdayakan warga setempat sesuai dengan keahlian yang mereka punya, sehingga tak ada warga lokal yang jadi penonton saja," pungkas Lorensius. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler