Lukis Tubuh Model Pikat Ribuan Pengunjung Sanur Village Festival

Sabtu, 12 Agustus 2017 – 23:39 WIB
BODY PAINTING: Seniman Bali melukis pada tubuh para model saat ajang Sanur Village Festival, Jumat (11/8). Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali

jpnn.com, DENPASAR - Melukis di atas kanvas tentu sudah biasa. Tapi melukis di atas tubuh cewek cantik tentu hal langka.

Itulah yang terjadi pada Britama Sanur Village Festival 2017  di Maisonette, Kawasan Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Jumat (11/8). Belasan model berparas menarik merelakan tubuhnya untuk dilukis.

BACA JUGA: Jelang Akhir Masa Jabatan, Gubernur Bali Mulai Dijauhi Bupati

Kegiatan melukis tubuh alias  body painting itu juga melibatkan 12 seniman yang datang dari seluruh Bali.Para model cantik dan seksi itu mengenakan pakaian mini yang disediakan panitia.

Pakaian itu adalah celana pendek ketat dan bra. Selanjutnya, tubuh para model menjadi pengganti kanvas untuk dilukis berdasar tema yang sudah ditentukan.

BACA JUGA: Bali Utara Segera Punya Pelabuhan Khusus Kapal Pesiar

Koordinator event body painting IB Putu Sutama mengatakan, kegiatan melukis tubuh sudah menjadi agenda tahunan Sanur  Village Festival. “Setiap tahunnya, model yang dilukis semakin bertambah sesuai dengan tahun acaranya,” katanya seperti diberitakan Radar Bali.

BACA JUGA: Terima Kiriman Narkoba, Bule AS Dibekuk di Bali

Dia menjelaskan, tema yang diusung tiap tahun juga berbeda. Tahun ini bertema Bhinneka Tunggal Ika.

Pria 60 tahun ini juga mengungkapkan, body painting digelar untuk mencari bibit-bibit muda  pelestari seni lukis khususnya di Bali. Sebab, banyak pihak tak memahami bahwa body painting sebenarnya sudah sejak puluhan tahun silam masuk dalam kesenian di Bali.

“Tari kecak maupun tarian lainnya sudah menggunakan art pada wajahnya, namun tidak terstruktur. Sekarang ini kita buat terstruktur dalam body painting ini," jelasnya.

Sementara salah seorang seniman bernama I Wayan Gede Budayana mengaku tidak menyiapkan ide secara khusus untuk body painting itu. Sebab, dia memang sudah biasa melukis.

“Karena melukis di kanvas dengan tubuh manusia itu sama saja. Perbedaannya hanya pada kulit yang lebih fleksibel," tutur pria asal Singapadu, Gianyar itu.

Usai dilukis, para model ini pun memamerkan keindahan lukisan pada tubuh mereka dengan cara berjalan keliling lokasi dan diakhiri dengan show di atas panggung. Aksi pelukis dan para model cantik itu pun mampu menarik perhatian ribuan pengunjung.(rb/mar/rid/mus/JPR)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada Lukisan Langka Rusia Senilai Rp 18 Miliar di Galeri Nasional


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler