Lulusan SMK di Jabar Harus Punya BMW

Rabu, 30 Oktober 2019 – 09:15 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara peresmian Gedung Olahraga H. Tjetje Priatna SMK Pertiwi Kuningan di Kabupaten Kuningan, Rabu (30/10/19). (Dudi/Humas Jabar)

jpnn.com, KUNINGAN - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki keunggulan karena dengan keahlian khusus yang bisa langsung diserap Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Meski begitu, Uu menegaskan bahwa hal tersebut bisa optimal jika para lulusan SMK di Jabar memiliki ‘BMW’. BMW yang dimaksud adalah prinsip Bekerja, Melanjutkan (kuliah), dan Wirausaha.

BACA JUGA: Pimpinan Baleg Baru Tahu Banyak Kelompok Honorer K2

"SMK sebenarnya bisa menjadi sebuah solusi untuk menyerap tenaga kerja. Karena diharapkan keluaran SMK ini memiliki bidang keahlian tertentu yang langsung bisa diserap oleh industri," kata Uu dalam acara peresmian Gedung Olahraga H. Tjetje Priatna SMK Pertiwi Kuningan di Kabupaten Kuningan, Rabu (30/10/19).

"SMK berhasil atau sukses dimana penyerapan alumninya bisa maksimal melalui BMW," tambahnya.

BACA JUGA: Taufik Basari Sebut Kunci Penyelesaian Honorer K2

Kepala SMK Pertiwi Kuningan Dea Ariana Vamitrianto sementara itu mengatakan, Gedung Olahraga (GOR) H. Tjetje Priatna tidak hanya digunakan untuk kegiatan pembinaan di bidang keolahragaan saja.

Namun, lanjut Dea, GOR yang bisa menampung sekira 1.000 orang ini akan digunakan juga untuk kegiatan olah pikir, olah rasa, dan olah hati.

BACA JUGA: Berita Terkini dari Kepolisian Terkait Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan

“GOR ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat olahraga, namun akan kami jadikan sebagai pusat belajar atau olah pikir seperti workshop, untuk olah hati seperti kegiatan keagaaman, juga untuk olah rasa seperti kegiatan kesenian dan budaya,” tutur Dea.

Dea pun menjelaskan bahwa saat ini SMK Pertiwi Kuningan telah menerapkan kurikulum dan sistem pembelajaran berbasis industri. Oleh karena itu, beberapa perusahaan besar telah bekerja sama dengan SMK Pertiwi Kuningan.

“Kami sudah membentuk kelas industri, mulai dari kurikulum, peralatan sekolah, serta fasilitas lainnya sudah didukung oleh berbagai industri, seperti dari Toyota, Yamaha, hingga Axioo,” kata Dea.

“Karena SMK tidak akan maju tanpa adanya kerja sama tripartit antara pemerintah, industri, dan masyarakat,” ujar sosok yang pernah mendapat penghargaan sebagai Juara 3 Kepala SMK Berprestasi se-Jabar dari Gubernur Jawa Barat pada 2018 ini.

Adapun SMK Pertiwi Kuningan menjadi salah satu SMK terbesar di Jawa Barat dengan jumlah siswa mencapai 2.237 orang. SMK Pertiwi Kuningan berada di bawah Yayasan Pendidikan Abdhi Pertiwi yang menaungi empat sekolah lainnya.

Ada enam jurusan yang diajarkan di SMK yang berdiri sejak 1979 itu, yakni Jurusan Perbankan, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknis Bisnis Sepeda Motor, dan Teknik Ototronik (Otomotif Elektronik).(*)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
SMK   Jabar   Pemprov Jabar  

Terpopuler