Mabuk Miras, Tiga Turis Tiongkok Hajar Sopir Hingga Kelengar

Selasa, 27 Februari 2018 – 15:51 WIB
PERAWATAN: Nyoman Gede Mudiasa (30) yang menjadi korban penganiayaan tengah menjalani perawatan di RS Surya Husada, Nusa Dua. Foto: Istimewa for Radar Bali

jpnn.com, BADUNG - Tiga turis asing yang berwisata di Bali, yakni Cheng Gong (26), Hao Peng Ye (31) dan Zhao Ning Ning (34) kini mendekam di sel Polsek Kuta Selatan. Ketiganya berurusan dengan polisi lantaran menganiaya seorang sopir freelance bernama Nyoman Gede Mudiasa (30).

Ketiga warga negara Tiongkok itu menghajar Mudiasa di Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Senin (26/2) dini hari pukul 01.30. Luka yang dialami Korban cukup parah sehingga dilarikan ke RS Surya Husada di Jalan Siligita, Nusa Dua untuk menjalani perawatan.

BACA JUGA: Bu Guru Tega Habisi Tiga Anak Sendiri, Konon Ini Motifnya

“Kami amankan para pelaku setelah menerima laporan ada aksi penganiayaan di TKP (tempat kejadian perkara, red),” ujar Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Andi MN Yaqin.

Ketuga turis Tiongkok itu menginap di Westin Hotel, Nusa Dua. Aksi penganiayaan bermula ketika korban mengantar dua tamu turis wanita asal Tiongkok, Li Yi Dong dan Jia Jing Jing.

BACA JUGA: Dubes Korut: Jangan Ragu ke Bali

Korban mengantar Li Yi Dong dan Jia Jing Jing berbelanja di Coco Mart. Saat kedua turis Tiongkok itu berbelanja, korban memilih menunggu di dalam mobilnya, yakni Suzuki APV warna putih dengan nomor polisi DK 1942 XA.

Selang beberapa menit kemudian, satu mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi B 2588 BOG yang dikendarai oleh Sunarno tiba di lokasi parkiran Coco Mart. Mobil tersebut mengangkut empat orang wisatawan laki-laki asal Tiongkok yang dalam kondisi setengah mabuk.

BACA JUGA: Para Duta Besar Apresiasi Pemulihan Pariwisata Bali

Satu di antara mereka bernama Cheng Gong masuk ke dalam toko. Sambil berbelanja, dia terlihat merayu dua turis Tiongkok yang merupakan tamu korban.

Pelaku terus merayu meski ditolak. Bahkan, Cheng Gong menawarkan diri untuk membayar seluruh belanjaan kedua wanita itu. Tapi, kedua wanita ini menjadi risih sehingga memicu cekcok.

Mudiasa yang tak rela tamunya diganggu, langsung turun dari mobil. Dia masuk ke dalam toko demi membela tamunya. “Apesnya, bukannya disambut baik oleh Cheng Gong, justru didorong dan terjadilah keributan,” beber Yaqin.

Pertikaian ternyata berlanjut hingga parkiran mobil. Kedua pelaku lainnya, Hao Peng Ye dan Zhao Ning Ning ini pun turun dan ikut melakukan mengeroyok Mudiasa.

Pertikaian satu lawan tiga itu menjadi tak imbang. Mudiasa menjadi bulan-bulanan hingga kelengar tak berdaya.

“Akibatnya, korban mengalami luka memar pada bagian wajah, luka terbuka pada pelipis kanan dan di bawah mata serta kepala bagian belakang bocor,” terangnya. 

Berdasar keterangan saksi-saksi, pelaku dalam kondisi mabuk. Sebelumnya, pelaku bertandang ke salah satu tempat hiburan malam di kawasan Legian, Kuta.

“Semuanya mabuk. Bau alkohol masih tercium setiap kali mereka ngomong. Menurut keterangan sopir, para pelaku ini memang baru selesai dugem,” ungkap Yaqin.(rb/dre/mus/mus/JPR)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jumlah Turis Inggris ke Bali Naik 10 Persen


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler