Mahasiswa Lampung Minta Komnas HAM Tak Takut dengan Perusahaan Tambang Ini

Jumat, 30 Desember 2022 – 23:37 WIB
Aliansi Mahasiswa Lampung menggelar aksi di Universitas Lampung (Unila), Jumat (30/12). Foto: Aliansi Mahasiswa Lampung

jpnn.com, LAMPUNG - Aliansi Mahasiswa Lampung mendesak negara untuk menindak pelanggaran aktivitas pertambangan PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Aliansi juga menuntut Komnas HAM segera melakukan investigasi pelanggaran hak asasi manusia dari aktivitas tambang perusahaan tersebut.

Massa menggelar aksi di Universitas Lampung (Unila) di Lampung, Jumat (30/12).

BACA JUGA: Komnas Nyatakan Tragedi Kematian Massal di Kanjuruhan Bukan Pelanggaran HAM Berat

Humas Aliansi Mahasiswa Lampung Ahnul Nazar mengatakan PT Amman Mineral diduga melakukan pelanggaran HAM dan kejahatan korporasi yang dilakukan pada rakyat Sumbawa Barat.

"Diduga pekerja PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dinyatakan hilang dan meninggal dunia," kata dia.

BACA JUGA: Gelar Aksi, Mahasiswa Desak Petinggi PT Amman Diseret Hukum

Selain itu, lanjut dia, PT. Amman Mineral diduga telah melanggar nilai-nilai kemanusiaan dengan melakukan pencemaran lingkungan melalui pembuangan limbah merkuri sebesar 14 ton per hari ke laut di daerah Nusa Tenggara Barat.

Akibat hal tersebut, nelayan kesulitan mencari ikan dan terpaksa mencari hingga ke samudera Australia.

BACA JUGA: Tambang Emas Ilegal di Jambi Longsor, 2 Pekerja Tewas Tertimbun

Kemudian, massa juga menyoroti persoalan perampasan tanah rakyat, hingga manipulasi dan dugaan korupsi dana CSR/PPM yang menjadi hak masyarakat di lingkar tambang.

Menurut Anhul,  perusahaan tidak memenuhi janji dan kewajiban perusahaan yang selama ini terbengkalai.

Seharusnya, Komnas HAM segera membentuk Tim Khusus untuk melakukan investigasi terhadap pekerja PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang dinyatakan hilang dan meninggal dunia.

"Mendesak segera menutup PT. Amman Mineral karena yang seharusnya aset bangsa ikut andil dalam kesejahteraan rakyat melalui negara khususnya pada warga lokal Nusa Tenggara Barat, tetapi malah berbanding terbalik dari harapan rakyat," jelas Anhul.

Massa juga mendesak PT. Amman Mineral harus segera memenuhi janji dan kewajiban perusahaan yang selama ini terbengkalai.

"Ini harus segera dipenuhi. Kalau tidak, segera copot jajaran petinggi atau direktur Amman Mineral," jelas dia.

Selain itu, aliansi juga mendesak pemangku kebijakan segera menindak tegas seluruh Pimpinan PT. Amman Mineral sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Mendesak secara tegas Komnas HAM agar bekerja secara profesional dan independen tanpa intervensi dari siapa pun," kata dia. (Tan/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hidup Mahasiswa Bengkulu! Masyarakat KSB Tak Sendiri Melawan Perusahaan Tambang


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler