Malam Itu Bunga Tidak Berdaya Melawan Nafsu Bejat Ayahnya

Kamis, 15 Agustus 2019 – 01:06 WIB
Ilustrasi perbuatan asusila. Foto: AFP

jpnn.com, BLORA - Nasib Bunga (15, nama samaran) sangat memilukan. Dia harus mengandung janin yang merupakan benih dari ayahnya, Mulyono.

Bunga berbadan dua setelah menjadi budak nafsu bejar ayahnya. Dia menjadi “pelayan” ayahnya sejak 2014.

BACA JUGA: Mulyono Si Ayah Bedebah Lupa Berapa Kali Gituin Putrinya

Selama ini Mulyono selalu menggauli Bunga di rumahnya di Kecamatan Japah, Blora, Jawa Tengah.

BACA JUGA: Ayah Panggil Putrinya ke Kamar, Astaga, Paraaahhh

BACA JUGA: Rumah Sedang Sepi, Akhirnya Begituan 4 Kali

Mulyono kali terakhir mencabuli Bunga pada Desember 2018 silam. Namun, dia lupa sudah berapa kali menggauli Bunga.

Kapolsek Japah AKP Yulianto menjelaskan, kasus tersebut saat ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blora.

BACA JUGA: Bunga Hamil Tiga Bulan, Bingung Siapa Bapaknya, Akhirnya Lapor Polisi

”(Pelaku) baru ditangkap dua minggu lalu di Terminal Ngawen. Mungkin mau pulang. Pelaku sempat kabur ke Jakarta. Yang nangkap langsung unit PPA, kami hanya mem-backup,"  katanya pekan lalu.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3K) Indah Purwaningsih mengatakan, saat ini Bunga dalam pantauan pihaknya.

Sebab, Bunga masih trauma. Janin yang ada di perut Bunga juga kurang sehat. Karena itu, kondisinya harus benar-benar dijaga.

Di sisi lain, Senen yang merupakan kepala desa setempat membenarkan adanya kejadian menyesakkan tersebut.

”Pelakunya ayahnya sendiri," terangnya.

Dia menambahkan, banyak warga yang tidak mengetahui kejadian tersebut.

Selama ini korban memang tinggal bersama pelaku dan neneknya, sedangkan ibunya telah meninggal dunia pada 2015 lalu.

”Kami juga enggak tahu sejak kapan itu kejadiannya. Apakah sudah lama digauli, warga juga enggak tahu," jelasnya.

Sementara itu, Sugiyanto selaku pengacara Mulyono tidak menampik fakta bahwa pelaku berulang kali menggauli Bunga.

“Pengakuannya lebih dari sepuluh kali,” ucap Sugiyanto.

Dia menjelaskan, Mulyono menggunakan tangan, mulut, hingga alat vital ketika mencabuli Bunga.

“Perbuatan bejat itu dilakukan di rumahnya sendiri sekitar pukul 23:00. Saat ini (pelaku) sudah ditahan dan sudah di-BAP,” ucapnya.

Sugiyanto menambahkan, Mulyono berjanji membelikan handphone untuk Bunga demi memuluskan rencana jahatnya. (ks/sub/lin/top)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Putri Kandung Tidak Berani Buka Suara, Ayah Kian Ketagihan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler