Mandor Tewas Ditusuk Gading Gajah

Selasa, 21 Juni 2011 – 09:30 WIB

MEULABOH – Setelah dalam beberapa bulan terakhir ini, konflik satwa liar kerap mengancam warga Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan RayaSenin (20/6), pukul 14.00 Wib, Khalaidi (33) warga Desa Menuang Kinco, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, tewas diinjak gajah, dengan kondisi sobek pada paha sebelah kanan dan lembam – lembam pada muka.

Saat itu, korban yang memiliki tanggungjawab sebagai mandor di PT

BACA JUGA: Mendagri Bantah TPA Sudah Pilih Sekdaprov Sumut

Beutami Kecamatan Pante Cereumen, Kabupaten Aceh Barat melakukan aktivitas deres karet
Tanpa sadar seekor gajah jantan dengan cepat mendekatinya, serta mengunakan gadingnya menusuk korban berkali-kali

BACA JUGA: Ban Batavia Air Meletus di Hang Nadim

korban pun terpental dengan kondisi lemas tak berdaya.

Ramli, Geuchik Desa Menuang Kinco, Kecamatan Pante Cereumen, mengatakan, usai diseruduk gajah, korban mengunakan telpon genggamnya menghubungi seorang teman di Gampong, meminta agar dirinya diambil oleh warga karena luka serius disekujur tubuhnya
“Tapi baru setengah perjalanan kami mau ambil si Khalidi, orang perusahan suda jemput duluan

BACA JUGA: SK Bupati Bolmong Sudah Keluar

Dan kami dengar kabar jika dia telah tewas,” ucapnya.

Kondisi konflik satwa liar demikin diucapkan Ramli memang kerap mengancam warga di tepi permukiman  pinggiran hutan Kabupaten Aceh BaratDan kini akhirnya memakan korban  jiwa.  “Saya belum tahu, apa pihak PT Beutami membawa korban ke rumah sakit atau pulang ke kampong untuk disemayamKita tunggu kabarnya,” ucapnya

Kapolres Aceh Barat AKBP Artanto SIK, mengakatakan jika jasad korban telah dipulangkan ke Desa Menuang Kinco untuk disemayamkanDan warga diminta waspada bila berpergi ke hutan, karena gajah liar masih berkeliaran, tutupnya.(Den)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Segera Kirim Petisi ke SBY Tanyakan Izin Walikota


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler