Mantan Sopir Bus Diprediksi Kembali Pimpin Venezuela

Senin, 21 Mei 2018 – 08:04 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto: AFP

jpnn.com, KARAKAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro diperkirakan kembali berkuasa. Kemarin, Minggu (20/5) pemilu presiden digelar di negara tersebut.

Sekitar 20,5 juta orang terdaftar untuk memberikan suara. Namun, angka partisipasi diperkirakan merosot. Sebab, oposisi memilih untuk memboikot.

BACA JUGA: Korut dan Venezuela Masuk Daftar Travel Ban AS

’’Antusiasme yang rendah sepertinya akan mengurangi angka kehadiran dan membuat Maduro bisa mengontrol hasil (pemilu) tanpa perlawanan,’’ ujar pengamat di Risa Grais-Targow dari Eurasia Group sebagaimana dilansir Reuters.

Jika menang, pria 55 tahun yang dulu bekerja sebagai sopir bus itu akan kembali memimpin Venezuela untuk enam tahun ke depan.

BACA JUGA: Seenaknya Gunakan Lagu Despacito, Presiden Venezuela Kena Semprot

Dua kandidat presiden yang kini melawan Maduro memang dinilai sulit menang. Mereka adalah mantan anggota militer Henri Falcon dan Javier Bertucci.

Falcon sempat meminta dukungan dari oposisi, tapi ditolak. Dua kandidat lain yang digadang-gadang bisa mengalahkan Maduro dilarang ikut pemilu.

BACA JUGA: 76 Demonstran Antipemerintah Tewas

Kemenangan Maduro bakal membuat kondisi Venezuela semakin rumit. Sebab, sejumlah negara siap menjatuhkan sanksi ekonomi ke Venezuela. Di antaranya, AS, Uni Eropa, dan Amerika Latin.

Padahal, tanpa sanksi tambahan pun, saat ini kondisi ekonomi Venezuela sudah karut-marut. Negara tersebut mengalami hiperinflasi, kekurangan stok makanan dan obat, serta kriminalitas yang meningkat. (sha/c17/pri)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Gila! Demonstran Bakar Orang Hidup-Hidup


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler