Mas Nadiem: Kami Membebaskan Mahasiswa Indonesia dari Batasan-Batasan untuk Belajar

Selasa, 10 Agustus 2021 – 16:58 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim. Foto tangkapan layar YouTube Kemendikbudristek

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim resmi melepas keberangkatan para mahasiswa penerima beasiswa program Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA) secara virtual.

Sebanyak 970 mahasiswa dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia berhasil lulus seleksi program yang berlangsung selama satu semester.

BACA JUGA: Mas Nadiem: Subsidi Upah Guru dan Tendik Lanjut, Bantuan UKT Cair September

Para mahasiswa tersebut akan mencari pengalaman dan membangun kolaborasi internasional untuk menjadi calon pemimpin berwawasan global di masa depan. 

Program IISMA yang didukung pendanaannya oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tersebut diluncurkan pada Mei lalu. Para mahasiswa aktif tingkat sarjana (S-1) penerima program IISMA akan belajar selama satu semester di perguruan tinggi terkemuka dunia mitra Kemendikbudristek.

BACA JUGA: Tok! Fathurrahman Dihukum Seumur Hidup

Kesempatan itu diberikan kepada mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya sesuai minat dan cita-citanya.

“Para peserta IISMA akan melaksanakan pertukaran mahasiswa di 39 perguruan tinggi kelas dunia di 28 negara. Ini prestasi membanggakan dan sungguh luar biasa,” ucap Menteri Nadiem saat melepas keberangkatan para mahasiswa penerima beasiswa IISMA secara daring, Senin (9/8). 

BACA JUGA: Sedang Salat Zuhur, Mobil Mudiyono Dibobol, Pelaku Terekam CCTV, Lihat Tuh!

Dirinya menilai, pencapaian itu merupakan kebanggaan bagi setiap mahasiswa yang terpilih karena mahasiswa yang mendaftar program ini sebanyak 2.551 mahasiswa dari seluruh Indonesia. 

“Ini bukti bahwa meskipun kita sedang hidup pada masa penuh keterbatasan, sesungguhnya kesempatan itu masih ada,” tegas Menteri Nadiem. 

Dia melanjutkan bahwa melalui program-program Kampus Merdeka, Kemendikbudristek berusaha membebaskan mahasiswa Indonesia dari batasan-batasan untuk belajar. 

Menteri Nadiem menambahkan, sekarang sudah tidak ada lagi batasan dalam hal akademik karena semua program Kampus Merdeka bernilai 20 SKS.

Terkait pendanaan, semua peserta program Kampus Merdeka mendapat dukungan dari LPDP. Selain itu, keragaman program yang ditawarkan juga menghilangkan batas-batas bidang ilmu dan peminatan.

“Sekarang sudah waktunya adik-adik mahasiswa memerdekakan diri dari hal-hal yang membatasi,” tegasnya.  

Kepada para penerima beasiswa IISMA, Menteri Nadiem berpesan agar mahasiswa berani mencoba hal-hal baru, menjalin pertemanan baru, agar ketika pulang nantinya mendapatkan pengetahuan serta pengalaman baru yang bermanfaat untuk diri dan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam, turut menyampaikan apresiasinya.

Dirjen Nizam berharap, para mahasiswa bisa menjadi duta-duta budaya nusantara di perguruan tinggi negara tujuan dan memperkenalkan keramahan, masakan, pariwisata, kesenian, bahasa daerah, dan keindahan alam Indonesia.

“Semoga sepulang nanti, adik-adik dapat berbagi pengalaman dan ilmu dengan teman-teman yang belum mendapatkan kesempatan. Saya juga berharap adik-adik bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi,” tandas Nizam. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kain Kafan Tuan Guru Bajang Lalu Al Bayani Mengempis, Ada Sinar Terang dari Dalam Kubur


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler