Mas Tjahjo Setuju Ada Laman Khusus untuk Mengadukan PNS Terpapar Radikalisme

Rabu, 13 November 2019 – 21:15 WIB
Tjahjo Kumolo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menyambut positif langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan laman aduanasn.id, Selasa (12/11) kemarin.

Tjahjo menyambut positif karena lewat laman tersebut masyarakat dapat mengadukan ASN yang diduga terpapar radikalisme.

BACA JUGA: Kementerian BUMN Diduga Terpapar Radikalisme, Ini Pesan dari PBNU untuk Calon Menteri

“Terkait adanya portal aduan ASN merupakan hasil kesepakatan tim sebelas kementerian/lembaga, termasuk Kominfo, BIN dan BNPT dengan sejumlah pertimbangan,” ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (13/11).

Mantan Mendagri ini kemudian memaparkan sejumlah pertimbangan yang dimaksud. Antara lain, masalah radikalisme negatif merupakan masalah yang sangat serius, karena mengancam ideologi bangsa dan NKRI.

BACA JUGA: Saran DPR Atasi Kampus Terpapar Radikalisme

“Karena sifat dampaknya, maka aduan ASN terkait radikalisme dibuat secara khusus, terpisah dari aduan terkait disiplin maupun aduan reguler lainya, sehingga dalam merespons dan pengolahan pengaduannya bisa lebih cepat," katanya.

Tjahjo juga mengatakan laman aduanasn.id lahir sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam merespons hal-hal yang cenderung terus berkembang belakangan ini.

BACA JUGA: Penjelasan Tjahjo Kumolo tentang Pentingnya Pemangkasan Jabatan Eselon

"Nah, dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka saya sepakat dibuat portal aduan ASN,” pungkas Tjahjo.(gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler