Mau Bawa Uang dalam Jumlah Besar? Silakan Minta Kawalan Polisi, Konon Tidak Bayar

Rabu, 18 November 2020 – 11:48 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat khususnya para nasabah bank yang membawa uang dalam jumlah besar meminta pengamanan ataupun pengawalan pihak kepolisian.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, nasabah yang membawa uang dalam jumlah besar bisa meminta pendampingan dari polres maupun polsek terdekat guna mencegah perampokan atau tindak kejahatan lainnya.

BACA JUGA: 3 Penjahat Ini Menyasar Nasabah Bank, Cara Kerjanya Sistematis, 1 Mati

"Silakan kalau ada yang mengambil uang cukup besar datang ke polsek terdekat, polres terdekat atau ada kepolisian di sekitar bank untuk minta didampingi," ujar Yusri dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11).

Mantan Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Kepri itu menegaskan bahwa tidak ada pungutan kepada nasabah bank yang membutuhkan kawalan pihak kepolisian. 

BACA JUGA: Tiga Perampok Nasabah Bank di Bekasi Ditangkap, 1 Ditembak Mati, 3 Lagi Buron

"Ini gratis, dari dulu (imbauan) sering kami sampaikan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam

Sebelumnya, jajaran Polda Metro Jaya meringkus tiga rampok nasabah bank yang beraksi di Kota Bekasi. Ketiga penjahat itu ialah DA (30), DAP (17) dan SG (20).

BACA JUGA: 3 Rampok Nasabah Bank di Depok Dikirim ke Akhirat

Namun, SG mati setelah ditembak lantaran melawan saat hendak ditangkap. Sementara tiga pelaku lain masing-masin AL, R, dan B  masih dalam pengejaran polisi.

Yusri menjelaskan, peran DA ialah menggambar target di dalam bank. "Berpura-pura menjadi nasabah di bank dan mengamati aktivitas di dalam bank dengan melihat nasabah lain yang menarik uang," ujar Yusri.

Selanjutnya, DA memberi tahu SG dan DAP untuk merampok korban. Adapun AL berperan mengempiskan ban kendaraan korban di lampu merah menggunakan paku yang telah dimodifikasi.

Pelaku lantas memberi tahu korban soal ban kendaraannya yang kempis. Saat  korban berhenti mengecek ban mobilnya, SG langsung mengambil paksa tas berisi uang dan membawanya kabur menggunakan sepeda motor yang dikendarai DAP.

"Kalau ketahuan korban, mereka tidak segan-segan melakukan kekerasan," ucap Yusri.(mcr3/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler