Mau Bekerja di Spa Hotel atau Berlibur di Maladewa Tetap Aman dan Nyaman di Masa Pandemi?

Minggu, 15 Agustus 2021 – 14:41 WIB
Resor Pulau Marihi di Maladewa. Foto: maldivesfinest.com

jpnn.com - Maldives atau yang dikebal oleh banyak orang dengan sebutan Maladewa merupakan negara kepulauan yang menawarkan keindahan alam  luar biasa. Pesona Maldives bukan hanya keindahan alamnya, tetapi juga industri wisatanya yang sangat menarik bagi banyak orang untuk bekerja dengan honor yang cukup besar.

Banyak pekerja sektor pariwisata di Maladewa yang berasal dari Indonesia. Mereka sebelumnya menjalani pelatihan di Bali untuk mendapat pengalaman baru, kemudian berangkat ke Maladewa.

BACA JUGA: Hi Ngeri! Ada 3 Penyakit Mengancam Orang yang Rebahan Terlalu Lama

Salah satu informasi tentang negara dan Kepulauan Maladewa yang banyak dicari ialah soal pendapatan pokok di sana. Pendapatan pokok pekerja di hotel bintang 4 di Maladewa antara USD 600 hingga USD 1000 atau berkisar Rp 9 juta sampai Rp 14 juta.

Itu belum termasuk dengan uang tip dan layanan yang bisa mencapai USD 200-400 di hotel berbintang 4, bahkan mencapai USD 2.000 untuk hotel berbintang 5.

BACA JUGA: Setelah Satu Jam, Orang Nomor 1 di Jayapura Mendadak Berteriak, Petugas Terdiam

Uang tip sebesar itu memang biasa diberikan, karena kebanyakan turis yang datang ke Maladewa adalah miliarder dari perusahaan besar hingga keluarga Kerajaan Arab Saudi. Asalkan merasa dilayani dengan baik, mereka pasti akan memberikan tip yang sangat besar kepada pelayan hotel.

Pekerjaan yang paling menjanjikan di Maladewa adalah di perhotelan, spa, dan resor. Terbuka juga kesempatan untuk menjadi manajer apabila memiliki pengalaman internasional yang cukup baik.

BACA JUGA: Sembuh dari Covid-19, Danang Tak Mau Pulang, Alasannya Sungguh Mulia..

Dan untungnya lagi ialah Covid-19 tidak terlalu berpengaruh di Maladewa karena setiap pulau dan resor terpisah, sehingga lebih privat dan kesehatan pengunjung pun lebih terjaga.

Kondisi Negara Maladewa
Maladewa sebenarnya merupakan salah satu negara yang cukup tua, karena beberapa bukti sejarah menunjukkan negeri itu sudah ada sekitar 2500 tahun lalu. Penduduk Maladewa sekitar 350 ribu jiwa yang sebagian besar hidup dari pariwisata saja.

Lokasi Maladewa di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah barat daya Sri Lanka dan India. Negara ini punya keunikan, yakni memiliki pulau yang sangat banyak, mencapai 1.192.


Foto: maldivesfinest.com

Untuk Anda yang mungkin ingin mengetahui mengenai pulau atau negara ini dengan lebih mendalam, bisa mempelajarinya dan mencari informasi. Sebab, Maladewa adalah destinasi dengan pilihan resor luar biasa yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Pulau-pulau di Maladewa berukuran kecil-kecil, sehingga terkadang di dalam peta sangat sulit dan tidak terlihat. Namun, ukuran yang kecil-kecil itu membuat setiap pulau seperti sebuah resor privat. Satu pulau hanuya untuk satu resor.

Keindahan alam Maladewa memang sangat luar biasa, sehingga industri pariwisatanya bisa dibilang sangat menjanjikan. Maladewa sebenarnya memiliki mata uang sendiri yang bernama Rufiyaa, tetapi USD sering dipakai sebagai alat pembayaran.

Untuk masuk ke negara ini Anda harus melalui Bandara Male di Male. Male sebagai lokasi ibu kota Maladewa merupakan atol yang dikelilingi beberapa atol.

Male adalah atol tersibuk dibandingkan lainnya. Atol Kaafu merupakan lokasi bandara utama dan menjadi yang paling sibuk di Maladewa.

Secara alami, sebenarnya Maladewa terbagi menjadi 26 atol atau rantai pulau. Namun, untuk kepentingan administratif hanya dibuat 20 atol saja.

Setiap atol dipimpin oleh dewan lokal dan dewan atol dan mengikuti kebijakan dari konstitusi di Maladewa.

Maladewa memiliki kepala negara seorang presiden yang dipilih menggunakan sistem demokrasi, hampir sama dengan Indonesia. Parlemen dan peradilan di Maladewa dalam posisi independen dan tidak bisa dipengaruhi oleh kepala negara.

Keuntungan Berlibur Ke Maladewa
Sebenarnya ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan ketika kita berlibur ke Maladewa. Hal menjadi salah satu daya tarik juga.

Untuk Anda yang mungkin belum memahaminya, pasti tidak mengerti apa saja yang membuat Maladewa adalah tempat wisata yang menarik. Berikut ini beberapa keuntungan bila berlibur ke sana:

1. Kegiatan Wisata yang Lengkap
Keuntungan yang pertama itu adalah soal kegiatan wisata, karena turis bisa melakukan banyak hal di Maladewa. Anda bisa melakukan diving dengan pemandangan bawah laut Maladewa yang sangat luar biasa.

Ada pula kegiatan ski air sebagai salah satu olahraga yang menarik untuk dijalankan di daerah pantai. Selain ski air, ada banyak sekali olahraga air yang bisa dilakukan di Maladewa, antara lain, selancar angin, mendayung, banana boat, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa hanya sekedar menonton lumba-lumba di laut, atau memancing pada saat matahari terbenam. Jadi, memang ada banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan di Maladewa.

2. Resor yang Mewah
Keuntungan kedua adalah resor di Maladewa yang mewah. Kita akan bisa merasakan suasana mewah dan benar-benar puas bila berlibur ke resor yang luks itu, meski tarifnya dibilang cukup tinggi.

3. Pulau-pulau Kecil dengan Lokasi Terpisah
Keuntungan yang terakhir adalah soal pulau-pulau berukuran kecil yang lokasinya terpisah. Ini adalah salah satu keuntungan, karena ukuran pulau yang kecil hanya untuk satu resor. Kondisi itu akan bisa meningkatkan privasi karena satu pulau untuk privat.

Kondisi Maladewa di Saat Pandemi
Banyak sekali negara yang mengalami dampak pandemi Covid-19, terutama sektor pariwisata yang bisa dibilang hancur lebur. Bagi Maladewa, kondisi itu adalah sebuah ancaman yang sangat besar, karena ekonomi utamanya di sektor pariwisata.

Namun, tampaknya kondisi Maladewa tidak terlalu buruk. Meski kunjungan turis berkurang, Maladewa masih lebih baik dibandingkan negara lain.

Sebelum pandemi Covid-19, jumlah turis yang berkunjung ke Maladewa mencapai sekitar 1,7 juta per tahun. Namun, setelah adanya pandemi, terjadi penurunan signifikan karena jumlahnya hanya di angka 500 ribuan.

Meskipun mengalami penurunan yang dahsyat selama pandemi, kisah pariwisata di Maladewa yang paling sukses lho. Ada beberapa faktor yang bisa diindikasikan memengaruhi kesuksesan pariwisata di Maladewa ini.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang membuat parisiwata Maladewa tetap bertahan di masa pandemi:
1. Geografi Maladewa ini sangat cocok untuk protokol virus corona, karena pulau-pulaunya yang terpisah. Satu pulau hanya untuk satu hotel atau resor, sehingga membuatnya seolah-olah pulau pribadi. Kondisi ini akan membuat jaga jarak dan isolasi lebih mudah dilakukan meskipun tetap ada wisatawan.

Beberapa negara Asia dan Afrika menutup total akses ke tempat wisata, sehingga pilihan yang ada sangat terbatas. Hal itu membuat Maladewa masih bisa mendapatkan banyak pendapatan dari sektor pariwisata.

Ada paket untuk bisa menginap selama sebulan penuh dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan juga makanan. Itu untuk menanggapi fakta bahwa orang akhirnya bekerja bahkan bersekolah secara digital. Tentu paket itu sangat menarik.

Meskipun demikian, Maladewa tetap harus menjalani beberapa hal sebelum bisa seperti sekarang, terutama pada awal pandemi. Thoyyib Mohamed selaku direktur pelaksana dan Otoritas Pariwisata Nasional menegaskan fitur geografis menguntungkan negaranya menjalankan pariwisata. Mereka mempromosikan keuntungan itu dengan baik untuk menarik wisatawan.

Kasus corona di Maladewa tetap ada. Namun, bila dibandingkan dengan negara lain, kasus Covid-19 di Maladewa lebih terkontrol. Maladewa dalam kondisi tetap terbuka, pada Februari 2021 mencatat adanya 17 ribuan kasus Covid-19 dengan jumlah korban jiwa 58 orang.

Itulah kisah sukses pariwisata di Maladewa. Pada saat pariwisata di negara lain digempur habis pandemi Covid-19, turisme di Maladewa terus berjaya dan tetap membuka peluang bagi setiap warga Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman dengan berkarier dalam bidang perhotelan dan spa.(ikl)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menko Airlangga Sebut Isoter Krusial untuk Menekan Fatality Rate COVID-19


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Maladewa   Maldives   Covid-19   Pandemi  

Terpopuler