Mau Negara Kita Maju? Caranya Gampang

Jumat, 26 Agustus 2016 – 19:22 WIB
Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA--‎Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan, Indonesia bisa maju pesat bila Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah bersatu. Pasalnya, dua ormas ini memiliki peranan besar baik di dalam maupun di luar pemerintahan.

"Kalau mau negara kita maju, caranya gampang. NU dan Muhammadiyah harus bersatu. Cuma bagaimana caranya bersatu, ini masalahnya," ujar Anwar‎ ‎dalam rakornas ‎Forum keluarga alumni (Fokal) ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), di Jakarta, Jumat (26/8).

BACA JUGA: Utang Pemerintah Bertambah, Rakyat Makin Susah

Dia menyebutkan, untuk maju ada 10 lini strategis yang harus dikuasai umat. Yaitu pemuka agama, politisi, cendekiawan, birokrat, pendidik, budayawan, pekerja sosial, profesional, TNI/Polri, dan pengusaha. 

"Dari 10 lini strategis ini, yang tidak dipunyai umat Islam adalah pengusaha. Sembilan sudah dikuasai umat, pengusaha yang kurang," terangnya.

BACA JUGA: Paspor Palsu Haji, Kapolri: 130 WNI Sudah Berada di KBRI Filipina

Untuk skala Indonesia saja, lanjut Anwar, dari 10 orang terkaya hanya satu beragama Islam.‎ Padahal peranan pengusaha itu sangat luar biasa. 

"Siapa sih yang tidak kenal Presiden Amerika Barack Obama. Tapi sebenarnya yang hebat itu adalah pengusaha di belakang Obama. Meski cuma segelintir, namun peranan orang-orang kaya itulah yang mampu gerakkan ekonomi Amerika. Jadi ini PR bagi kita semua, mencetak pengusaha muslim lebih banyak," tandasnya. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Perlu Sinergi Eksekutif-Legislatif untuk Kembalikan Status WNI Archandra

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sabar, Pimpinan DPR Belum Bisa Depak Fahri Hamzah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler