Mau Tahu Jumlah SS yang Beredar Sebulan? Nih Datanya

Selasa, 06 Desember 2016 – 09:40 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - SAMPIT – Peredaran sabu-sabu di Kabupaten Kotawaringin Timur ternyata cukup tinggi.

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotim menyebut, peredaran SS mencapai dua kilogram per bulan.

BACA JUGA: Hampir Jadi Dinasti Politik Terlama, Untung Ada KPK

"Kalau saya prediksi satu sampai dua kilogram narkoba masuk Sampit per bulan. Narkoba paling banyak di Sampit ini adalah sabu-sabu dan ekstasi, disusul zenith," beber Kasat Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur AKP Wahyu Edi Priyanto, Senin (5/12).

Dia menambahkan,  narkoba yang masuk ke Kotim umumnya dipasok dari Pontianak, Banjarmasin, Jakarta dan Surabaya.

BACA JUGA: Mencekam! Oknum PNS Tenteng Parang, Lalu Sabet Temannya

Satu gram sabu-sabu dijual sekitar Rp 2 juta. Sedangkan satu paket kecil dijual Rp 300 ribu.

Menurut Wahyu, Kotim sudah memasuki kondisi darurat narkoba.

BACA JUGA: 21 WNA Timteng di Papua Mulai Depresi, Mogok Makan sampai Naik Tower

Peredaran barang haram itu merasuki seluruh kalangan dan usia.

Tidak hanya di kota, tetapi juga semakin marak hingga ke pelosok desa.

Di sisi lain, pihak berwajib kesulitan memutus mata rantai peredaran barang haram itu.

Polisi harus menangkap tangan dan menemukan barang bukti agar bisa menjerat pengedar atau bandar narkoba.

Dia juga tidak menampik keterlibatan oknum aparat dalam beberapa kasus narkoba.

"Dulu setiap mau operasi (razia) selalu bocor, ternyata ada oknum polisi yang terlibat. Setelah itu kami menangkap oknum anggota Polsek Kotabesi dan Ketapang. Ada juga oknum anggota Satpol PP yang kami tangkap," ungkap Wahyu. (vit/gus/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lihat, Anak-anak Berebut Senjata Laras Panjang Asli


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler