Mayor Dedi Geruduk Polrestabes Medan, Lemkapi: Perlu Sanksi Tegas dari TNI

Selasa, 08 Agustus 2023 – 16:45 WIB
Mantan anggota Kompolnas Edi Hasibuan. Dok jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menilai kehadiran oknum puluhan TNI yang menggeruduk Polrestabes Medan bisa disimpulkan sebagai upaya mengintervensi penegakan hukum.

Edi Hasibuan menilai sudah saatnya pemerintah melakukan reformasi kultural dalam institusi TNI.

BACA JUGA: Imparsial Soroti Aksi Mayor Dedi Hasibuan Mendatangi Kasat Reskrim Polrestabes Medan

"Kami melihat perilaku sejumlah oknum yang mempertontonkan arogansi di hadapan penegak hukum sangat memalukan. Perlu ada sanksi yang tegas dari Panglima TNI terhadap mereka yang menyimpang," kata Edi dalam keterangannya, Selasa (8/8).

Akademisi Universitas Bhayangkara Jakarta itu menyampaikan apa yang dilakukan Mayor Dedi Hasibuan tidak baik dalam proses hukum.

BACA JUGA: Mayoritas Kreditur Konkuren Berharap Amarta Karya Tak Pailit, Ini Alasannya

Edi menegaskan sikap itu jelas tidak pantas dilakukan oleh anggota TNI. Apalagi sampai mempertontonkan arogansi di hadapan penyidik.

Di sisi lain, lanjut dia, perilaku oknum yang menampilkan arogansi itu sulit diterima oleh masyarakat.

BACA JUGA: Mayor Dedi Hasibuan Bawa Prajurit ke Polrestabes Medan, Ini Reaksi Polda Sumut & Kodam I/BB

"Kami harapkan bakal ada sanksi tegas terhadap mereka yang menyimpang," kata pemerhati kepolisian itu.

Seperti diketahui, puluhan prajurit TNI dari Kodam I Bukit Barisan mendatangi Markas Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Medan di Jalan HM Said, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kedatangan prajurit berseragam lengkap itu dipimpin perwira menengah Mayor Dedi Hasibuan. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (5/8) siang.

Saat itu puluhan prajurit TNI ini langsung masuk ke gedung Satreskrim Polrestabes Medan dan naik ke ruang penyidik di lantai dua.

Mereka beralasan kedatangannya untuk berkoordinasi terkait penangguhan penahanan seorang tersangka kasus pemalsuan surat penjualan tanah milik perseroan di Sumut.

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial terlihat Mayor Dedi Hasibuan berdebat dengan Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa terkait permohonan penangguhan penahana seorang tersangka.

Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan Kolonel Inf Rico Siagian mengatakan Mayor Dedi Hasibuan bertindak sebagai penasihat hukum tersangka ARH yang adalah saudaranya.

Namun Kolonel Inf Rico Siagian menyesalkan sikap Mayor Dedi Hasibuan yang membawa prajurit TNI mendatangi Satreskrim Polrestabes Medan. (Tan/JPNN)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mayoritas Pemilih Luar Jawa Dukung Prabowo jadi Pemimpin RI Selanjutnya


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler