Melalui Program Daring, Bisa Kuliah di Mana Saja

Kamis, 16 Oktober 2014 – 07:20 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Kemendikbud membuat akses kuliah sakin mudah dan menembus jarak lokasi. Melalui program Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka dan Terpadu (PDITT), mahasiswa Universitas Cendrawasih Papua bisa menempuh kuliah di Universitas Indonesia (UI) dari kamar kos mereka.

Program PPDIT yang berbasis pemanfaatan IT ini, diresmikan Wapres Boediono di Jakarta kemarin. Pada kesempatan yang sama, Boediono juga meresmikan peluncuran program Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Istilah daring (dalam jaringan) dipakai untuk mengganti istilah online.

BACA JUGA: Siswi Pelaku dan Korban Kekerasan Seksual Harus Diterapi

Boediono menyambut baik program kuliah daring itu. "Dengan program ini, tidak ada lagi batas ruang dan waktu bagi seseorang mengikutibperkuliahan," katanya. Pemerataan akses kuakitas perkuliahan juga bisa ditingatkan melalui program ini.

Peningkatan mutu kualitas kuliah ini terjadi karena kampus-kampus top bersedia membuka akses perkukiahannya secara online. Sehingga mahasiswa yang berada di wilayah terpencil, dapat mengikuti perkukiahan yang bermutu juga. "Kehadiran IT harus jadi tulang punggung pengembangan layanan pendidikan," kata guru besar UGM itu.

BACA JUGA: Perlu Guru BP di TK dan SD

Sementara ini baru ada enam kampus yang tergabung sebagai kampus penyedia layanan kuliah dalam program kuliah daring ini.

Yaitu UI, ITB, ITS, UGM, Universitas Bina Nusantara, dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komouter (STMIK) Amikom Jogjakarta. Pendaftaran kuliah daring dilakukan secara online di pditt.belajar.kemdikbud.go.id.

BACA JUGA: Indonesia Kekurangan 54 Ribu Guru Penjaskes

Total sementara mata kuliah yang bisa diambil dalam program ini masih 30 mata kuliah, tersebar merata di semua kampus masing-masing lima mata kuliah. Jumlah mahasiswa yang sudah mendaftar mengikuti program kuliah daring ini sekitar berbeda-beda setiap kampus.

Misalnya di UI ada 400 mahasiswa dan di ITS berjumlah 700 orang terbanyak dari Papua dan Papua Barat. Data terkini ada 53 kampus yang memanfaatkan kuliah daring ini.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Djoko Santoso menuturkan, lowongan mengikuti perkuliahan daring ini dihitung per mata kuliah. Kampus asal mahasiswa, akan mengumumkan mata kuliah yang bisa ditempuh dengan program daring.

Contohnya kampus Universitas Cendrawasih mengumunkan bahwa mata kuliah A, B, atau C bisa diikuti secara daring. Maka mahasiswa yang berminat langsung mendaftar.

Kemudian secara mandiri atau berkelompok bersama-sama dengan mahasiswa lain yang mengikuti kuliah daring. Mahasiswa akan mendapatkan modul kuliah dan perkuliahan secara tatap muka melalui layanan streaming. (wan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... SBY Lepas 109 Peserta Penerima Beasiswa Presiden


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler