Menag Bicara Azan dan Gonggongan Anjing, MUI Kota Bekasi Angkat Bicara, Jleb!

Jumat, 25 Februari 2022 – 07:25 WIB
Ilustrasi pengeras suara di masjid. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, BEKASI - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi Ustaz Hasnul Kholid menyayangkan pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang diduga menganologikan suara azan dengan gonggongan anjing.

Hasnul mengatakan tidak pantas seorang Menag menyampaikan pernyataan kontroversial tersebut.

BACA JUGA: Membela Gus Yaqut, LBH Ansor Akan Polisikan Roy Suryo

"Jangan mencampuradukkan antara yang halal dan yang haram, antara yang suci dan yang tidak suci," tegas Ustaz Hasnul saat dikonfirmasi, Kamis (24/2).

Menurutnya, pernyataan Menag yang berbicara soal azan dan membandingkan dengan gonggongan anjing dinilai sangat tidak pantas.

BACA JUGA: Laporan Soal Menteri Agama Ditolak Polda Metro Jaya, Roy Suryo Kecewa tetapi Tidak Jera

"Itu enggak pantas terus terang saja," tegasnya.

Hasnul berharap Yaqut sebagai pejabat negara bisa menyampaikan pernyataan yang edukatif dan santun ke depannya.

BACA JUGA: Ini Sikap Rakyat Aceh soal SE Pengeras Suara, Menag Gus Yaqut Harus Tahu

"Tolonglah Kemenag, kalau sudah tingkat menteri berbicara secara edukatif, berbicara ilmiah, membuat perbandingan yang bagus, baik, apalagi seorang Menteri Agama. Yang bagus lah," sesalnya.

Sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Thobib Al Asyhar menyebut Menag Yaqut tidak pernah membandingkan azan dengan gonggongan anjing saat berbicara di Riau.

"Menag sedang mencontohkan tentang pentingnya pengaturan kebisingan pengeras suara,” tegas Thobib melalui keterangan persnya, Kamis (24/2).

Dikatakan, Gus Yaqut sebenarnya hendak menjelaskan bahwa dalam kehidupan yang plural diperlukan toleransi.

Penjelasan itu disampaikan Gus Yaqut ketika ditanya wartawan soal alasan terbitnya SE Nomor 05 Tahun 2022.

Dia menyebutkan bahwa Menag Yaqut pengin ada pedoman bersama agar harmoni tetap terawat dengan baik di masyarakat.

Termasuk, tentang pengaturan kebisingan pengeras suara apa pun yang bisa membuat tidak nyaman.

Dalam penjelasan itu, tutur Thobib, Gus Yaqut memberi contoh sederhana tentang gonggongan anjing dan tidak dalam konteks membandingkan satu dengan lainnya. (cr1/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler