Menag Yaqut Peringatkan Maskapai tak Mengubah Jadwal Penerbangan Jemaah Haji Seenaknya

Minggu, 17 Juli 2022 – 07:45 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (tengah) di Jeddah, Sabtu (16/7/2022). ANTARA/HO-MCH2022/am.

jpnn.com, MAKKAH - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan maskapai jangan  mengubah jadwal penerbangan jemaah haji sesukanya. 

Sebab, ujar Yaqut, hal itu akan berdampak langsung pada jemaah haji.

BACA JUGA: Hari Kedua, 2.428 Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air Tanpa Karantina 

"Tidak bisa mengubah-ubah pemberangkatan sesukanya karena ini terkait jemaah dan lain-lain termasuk penganggaran dan konsumsi terutama jemaah yang tidak semudah seperti di Indonesia," kata Menag Yaqut seusai rapat evaluasi penyelenggaraan haji 2022 di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (16/7).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu sudah meminta Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief beserta jajarannya untuk bicara ulang dengan maskapai terkait kontrak pemberangkatan jemaah haji.

BACA JUGA: Menag Yaqut: Ini Saya yang Mengeluh Lho, Bukan Jemaah

"Jadi, saya minta, saya tegas saja sesuai dengan kontrak. Maskapai penerbangan sesuai dengan kontrak. Saya tidak mau ada manuver-manuver lain di luar itu, enggak tahu caranya itu karena ini terkait dengan jemaah,” katanya.

Menurut Yaqut, sampai hari ini pihaknya sudah dapat surat perubahan jadwal ke-16 dari maskapai Garuda Indonesia.

BACA JUGA: Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah Dibatalkan Menag Ad Interim Muhadjir Effendy

Hal ini tentu sangat berpengaruh pada jemaah haji.

“Hari ini kami terima surat yang seharusnya pulang dari Madinah digeser minta pulang ke Jeddah," ungkap dia. 

Menurut dia, hal ini membutuhkan waktu persiapan kurang lebih sembilan jam.

"Artinya, ini akan mengurangi hak jemaah selama di Madinah selain tentu ada konsekuensi lain terkait pembiayaan," katanya.

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu sudah meminta Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief beserta jajarannya untuk bicara ulang dengan maskapai terkait kontrak pemberangkatan jemaah haji.

"Jadi, saya minta, saya tegas saja sesuai dengan kontrak. Maskapai penerbangan sesuai dengan kontrak. Saya tidak mau ada manuver-manuver lain di luar itu, enggak tahu caranya itu karena ini terkait dengan jemaah,” katanya.

Operasional haji 1443 H/2022 M sudah memasuki hari ke-43. 

Saat ini, telah berlangsung fase pemulangan jemaah haji gelombang pertama dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

Mulai 21 Juli 2022, jemaah haji yang berangkat pada gelombang kedua akan diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah.

Dalam rapat tersebut hadir delegasi Amirul Hajj, Dubes RI di Saudi Abdul Aziz, Konjen RI di Jeddah Eko Hartono, tim pengawas, stafsus Menag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief beserta jajarannya, serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler