Menbudpar Lepas Balap Sepeda 'Tour de Singkarak'

Selasa, 01 Juni 2010 – 21:25 WIB
LOMBA - Tim balap sepeda dari Bike Bug North Sydney-Caroll & O'Dea Lawyers Australia, saat bersiap-siap melaju dalam balapan Team Time Trial (TTT) berjarak 15,8 km menyisir pesisir pantai Kota Padang. Foto: Zulfasli/JPNN.
PADANG - Di tengah hujan yang mengguyur Kota Padang, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik melepas secara resmi peserta balap sepeda Tour de Singkarak 2010, yang diikuti oleh 22 tim dari dalam dan luar negeri, bertempat di Jalan Samudera, Padang, Selasa (1/6)Saat menyampaikan sambutan pembukaan, Menbudpar mengaku bangga atas penyelenggaraan Tour de Singkarak 2010 ini, karena dilaksanakan sesuai dengan komitmen pemerintah daerah Sumbar menjadikan pariwisata sebagai produk unggulan daerahnya.

"Selaku menteri, saya bersama kawan-kawan di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata harus memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program ini

BACA JUGA: Wasit Asal Brazil jadi Sorotan

Caranya, Tour de Singkarak harus dibesarkan dan dihebatkan," ungkap Jero Wacik.

Namun sementara itu, Menbudpar juga sempat mengungkapkan kekecewaannya, setelah memperhatikan atribut pemilukada yang ternyata mengalahkan even internasional Tour de Singkarak yang diikuti oleh 13 negara - termasuk tuan rumah Indonesia - tersebut
"Baliho Tour de Singkarak ternyata 'balapan' juga dengan baliho pemilukada, sehingga baliho Tour de Singkarak 2010 (jadi) terlihat sedikit," ujarnya.

Sungguhpun demikian, Jero Wacik tetap menyampaikan harapan agar pemilukada yang akan digelar 30 Juni mendatang di Sumbar, bisa berjalan secara baik dan damai

BACA JUGA: Istri Van Der Vaart Rancang Gaun Fans

"Yang penting, siapapun pemenangnya dari lima pasang calon gubernur dan wakilnya, mereka harus tetap konsisten menyelenggarakan Tour de Singkarak pada tahun-tahun mendatang
Jadi, pilihlah pasangan yang berkomitmen melanjutkan balap sepeda ini," katanya pula.

Khusus terhadap peserta Tour de Singkarak dari luar negeri, Menbudpar meminta agar menyampaikan segala hal yang baik-baik di Sumbar ini kepada saudara-saudaranya, serta sebaliknya menyampaikan segala hal yang buruk-buruk langsung kepada gubernur atau walikota/bupati setempat

BACA JUGA: Minim Stok, Tolak Tukar Kostum

"Seperti semboyan rumah makan Padang, 'Anda puas, sampaikan ke semua orangKalau tidak puas, sampaikan langsung ke pemiliknya'," imbuh Jero Wacik pula.

Di tempat yang sama, Menpora Andi Mallarangeng memuji sikap masyarakat Sumbar yang tidak ikut 'hanyut' oleh bencana alam yang belakangan kerap terjadiIni diakuinya sudah sesuai dengan pepatah Minang, "tak lapuk karena hujan dan tak lekang karena panas""Bencana boleh datang dan pergi silih-berganti, tapi aktivitas kehidupan harus tetap berjalan seperti yang terjadi di Sumatera Barat ini," kata Andi.

Selaku Menpora, Andi pun sangat berharap agar kiranya even Tour de Singkarak mampu melahirkan pembalap-pembalap unggulan duniaKarena menurutnya lagi, Sumbar selama ini juga cukup terkenal sebagai daerah yang telah banyak melahirkan pembalap andalan nasional(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pepe Fit untuk Piala Dunia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler