Mendagri: Kritik Boleh, Jangan Menghina

Kamis, 05 April 2018 – 17:17 WIB
Mendagri, Tjahjo Kumolo. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JATINANGOR - Mendagri Tjahjo Kumolo sangat sedih mendengar ada tokoh memprediksi Indonesia bakal bubar pada 2030 mendatang.

Tjahjo merasa sedih karena NKRI dibangun lewat pengorbanan darah dan air mata. Para pendiri bangsa berjuang penuh optimisme untuk Indonesia yang berdaulat.

BACA JUGA: Mendagri Usulkan Sumarsono untuk Jadi Pj Gubernur Sulsel

"Saya sedih ada yang mengatakan Indonesia mau bubar. Ingat, merdekanya bangsa ini dari darah dan air mata. Harus kita jaga sampai kiamat pun harus ada NKRI," ujar Tjahjo pada apel akbar alumni IPDN di Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (5/4).

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini kemudian mengajak para alumni yang kini menjabat di berbagai lembaga pemerintahan, senantiasa membangun optimisme masyarakat.

BACA JUGA: Besok Terbit Permendagri Atur Batas Waktu Cetak E-KTP

"Jangan menjadi pemimpin yang pesimis. Setiap ketemu masyarakat bangun optimistis untuk maju," ucapnya.

Tjahjo juga mengingatkan para alumni perlu bekerja maksimal melayani masyarakat dan siap menerima kritikan.

BACA JUGA: Syahrul Yasin Limpo: Oposisi Jangan Cuma Cebang Cebong

"Mengkritik boleh, tapi jangan menghina apalagi memfitnah. Ada anggota DPR memang kerjanya mengkritik, itu wajar sepanjang tak menghina," kata Tjahjo.

Sebelummya, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto melancarkan kritikan tajam ke Pemerintahan Joko Widodo.

Mantan Danjen Kopassus tersebut bahkan mengutip kajian dari pihak asing yang menyatakan Indonesia tidak akan ada lagi pada 2030 mendatang.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sekitar 20 Juta Warga Terancam Tak Bisa Mencoblos di Pilpres


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler