Mendesah kala Bercinta, Siswi SMP Tewas Setelah Dibekap

Jumat, 02 Maret 2018 – 06:16 WIB
REKA ULANG: Gung De Wirajaya (25) yang menjadi tersangka tewasnya seorang siswi SMP saat memeragakan beberapa adegan rekontruksi, Kamis (1/3). Foto: Dewa Rastana/Bali Express

jpnn.com, TABANAN - Polres Tabanan menggelar rekonstruksi kasus persetubuhan antara Gung De Wirajaya (25) dengan seorang siswi SMP asal Selemadeg, LGDS yang berujung maut. Rekonstruksi digelar di tempat kejadian perkara (TKP), yakni sebuah indekos Jalan Debes, Gang IV, Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (1/3).

Ada 53 adegan yang diperagakan Wirajaya dalam rekonstruksi itu. Sedangkan korban diperagakan oleh polisi.

BACA JUGA: Ternyata jadi Mayat Bukan Karena Kena Setrum

Adegan rekonstruksi diawali dengan kedatangan tersangka dan korban di indekos. LGDS meninggal dunia setelah berhubungan badan sebanyak tiga kali dengan warga asal Seririt, Singaraja yang mengaku sebagai kekasihnya.

Pada adegan ke-18, tersangka sempat menutup mulut korban dengan tangan kiri. Sebab, korban mendesah kencang saat berhubungan badan.

BACA JUGA: Beraksi 25 Kali, Komplotan Pembantai Anjing Digulung Polisi

Baca juga: Siswi SMP Tewas Usai Digauli, Ada Kejanggalan di Tubuhnya

Pada adegan ke-19, tersangka juga sempat membekap korban dengan bantal sekitar dua menit karena suara desahannya lebih panjang. Itulah yang diduga menjadi penyebab korban kekurangan oksigen di samping mengalami pendarahan hingga dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA: Duh, Pramugari Garuda Ketahuan Pakai Narkoba

Selanjutnya pada adegan ke-27 atau setelah berhubungan badan untuk ketiga kalinya, tersangka melihat darah keluar dari vagina korban. Akhirnya pada adegan ke-30, tersangka yang baru keluar dari kamar mandi melihat korban bernafas secara tersengal-sengal dan tangannya kaku.

Pada adegan ke-31, tersangka mengelap darah yang keluar dari vagina korban menggunakan handuk. Dan pada adegan ke-32 hingga ke-53, tersangka meminta tolong kepada sejumlah saksi yang ada disekitar lokasi kejadian.

Tersangka sempat mencari dokter untuk memeriksa kondisi korban. Namun, dokter menyarankan agar korban dibawa langsung ke UGD RSUD Tabanan.

Baca juga: Siswi SMP Tewas Usai Digauli, Anunya Diolesi Minyak Telon

Akhirnya tersangka mencari angkot untuk membawa korban ke UGD. Nahas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia ketika sampai di RSUD Tabanan.

Kasubag Humas Polres Tabanan, AKP I Putu Oka Suyasa mengatakan bahwa rekontruksi digelar untuk memperjelas kasus tersebut sekaligus melengkapi berkas sebelum diserahkan ke kejaksaan. Menurutnya ada 53 adegan dalam rekonstruksi itu.

Namun, polisi masih mendalami penyebab korban meninggal dunia. Berdasar rekonstruksi memang adegan ketika tersangka menindih korban sampai lemas.

Selain itu, tersangka juga membekap korban karena mendesah. “Masih akan kami dalami,” ujarnya.(bx/ras/yes/JPR)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasihan, Bu Dokter Dipukul Perbekel


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler