jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan, kurikulum yang sesungguhnya adalah para guru. Guru harus bisa memberikan teladan kepada anak muridnya.
"Pembelajaran itu juga jangan terlalu kaku pada ketetapan kurikulum," ujar Menteri Muhadjir.
BACA JUGA: Mendikbud: Jangan Ada Jual Beli Kursi saat PPDB!
Dia mengharapkan para kepala sekolah mampu membantu guru-guru memahami perannya sebagai pendidik, bukan sekadar pengajar.
Maka, pembelajaran yang diterapkan di sekolah haruslah fleksibel. Serta mampu memberikan ruang yang cukup untuk pengembangan.
BACA JUGA: PPDB 2018: Usia 5 Tahun 6 Bulan Bisa Masuk SD
Kemendikbud telah menggulirkan beragam kebijakan dalam rangka merestorasi pendidikan nasional melalui sistem persekolahan.
Muhadjir juga mengajak para kepala sekolah menyelami dan merenungkan inti dari kebijakan yang ditempuh pemerintah selama dua tahun terakhir ini.
BACA JUGA: Baru 60 Persen Sekolah Menerapkan Pendidikan Karakter
Dimulai dari revitalisasi komite sekolah. Kemudian pengaturan hari sekolah yang diperkuat instruksi presiden mengenai penguatan pendidikan karakter. Selanjutnya sistem zonasi, dan penyesuaian beban kerja guru, serta penguatan peran kepala sekolah.
"Satu sama lainnya saling berkelindan," tandasnya. (esy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Penundaan Pengumuman UN, Mendikbud Bawa-bawa Kiamat
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad