Mendikbud Minta BPI Perbanyak Produksi Film Anak-anak

Selasa, 07 Maret 2017 – 02:31 WIB
Muhadjir Effendy. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Minimnya film Indonesia untuk anak-anak menimbulkan keprihatinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Secara khusus, Muhadjir meminta agar Badan Perfilman Indonesia (BPI) memproduksi lebih banyak film anak-anak.

"Untuk menjadikan film nasional sebagai tuan rumah di tanah air, penontonnya harus dibentuk sejak awal. Anak-anak adalah calon penonton masa depan yang harus ditanamkan agar mencintai film nasional," kata Muhadjir di Jakarta, Senin (6/3).

BACA JUGA: Pemda Diminta Memprioritaskan Pendidikan Vokasi

Untuk membina penonton (mulai dari anak-anak), BPI harus memproduksi film yang menarik. Diakui Muhadjir, tingkat kesadaran masyarakat akan hiburan yang mendidik masih rendah. Itu sebabnya perlu ada literasi perfilman kepada masyarakat.

"Film adalah karya kreatif, perlu proses. Matinya hiburan-hiburan tradisional karena tidak ada penonton. Kalau ingin memajukan film nasional, harus dibangun lewat pendidikan (literasi perfilman)," ucapnya.

BACA JUGA: SMK Kekurangan 91.861 Guru

Agar anak-anak mencintai film nasional, menurut Muhadjir, sejak dini harus diajarkan main film perang-perangan. Nantinya mereka akan tumbuh menjadi penonton setia.

"Anak-anak yang bermain film perang-perangan, merupakan contoh pendidikan karakter. Karena membaca dan menghafalkan skenario adalah pelajaran luar biasa," ucapnya. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Mendikbud Minta SMAN 1 Muaragembong Segera Diperbaiki

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Kesepakatan Bidang Kebudayaan RI – Arab Saudi


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler