Mengaku Wali tapi Kelakuannya...Ya Ampun

Minggu, 28 Januari 2018 – 11:52 WIB
Said Attap Tazani alias Itab saat ditangkap petugas, Kamis (25/1) malam. Foto: istimewa

jpnn.com, BANJAR - Said Attap Tazani atau akrab disapa Itab diduga menipu MS, agar mau ditiduri. Diduga, korban kelakuan pria yang mengaku sebagai wali itu tak hanya satu orang.

Itab sendiri punya status yang cukup dihormati. Dia adalah tabib dan pengurus majelis di Desa Kampung Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalselng. Tak pelak, hal ini membuat MS merasa yakin.

BACA JUGA: Siswi SMP Tewas Usai Digauli, Ada Kejanggalan di Tubuhnya

Namun, setelah sadar bahwa dia ditipu, MS akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Banjar pada 5 Januari 2017.

Petugas Polres akhirnya bergerak cepat.Itab diciduk anggota gabungan dari Buser Satreskrim Polres Banjarbaru, Polsek Banjarbaru Timur dan Polsek Martapura Timur di rumahnya di Jalan KH Anang Sya'rani, Desa Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur pada Kamis (25/1) malam.

BACA JUGA: Siswi SMP Tewas Usai Digauli, Anunya Diolesi Minyak Telon

Saat hendak ditangkap, dia sempat memerdayai petugas dengan sembunyi di plafon rumah.

Kapolsek Martapura Timur, Ipda H Suwarji membenarkan bahwa Itab telah ditangkap di rumahnya.

BACA JUGA: Pakai Video Call Rayu Siswi SMP, setelah Itu Berindehoi

"Benar, yang mengamankan adalah Resmob Banjarbaru sedangkan Polsek Martapura Timur sifatnya memback-up, karena rumahnya berada di wilayah hukum Martapura," katanya.

Dia tak menampik bahwa Itab diamankan karena kasus dugaan perbuatan asusila. Laporan perkaranya sendiri masuk di Polres Banjarbaru, sebab tempat kejadian berada di wilayah Banjarbaru.

"Mengenai rincian kasusnya, silakan konfirmasi ke Polres Banjarbaru. Karena seluruh proses pemeriksaan berada di sana, Mas," terangnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya juga membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap Itab.

"Benar kami amankan dan statusnya sekarang sudah kami tingkatkan sebagai tersangka," ungkapnya.

Pasal apa yang dipakai untuk menjerat Itab sebagai tersangka? Dia tak mau memberikan keterangan.

"Nanti hari Senin (29/1) akan ada jumpa pers, nanti di sana saya jelaskan semua," tambahnya.

Dari sumber yang dihimpun Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group), Itab sendiri mulai mengelola majelis sejak 10 tahun lalu.

Meski bukan pendiri, ditengarai Itab menjadi pengurus yang menjalankan operasional majelis itu.

Jemaah yang mulai banyak membuat Itab kemudian mendapat status sebagai orang alim yang juga pintar menyembuhkan.

Yang mengejutkan, MS ditengarai hanyalah salah satu dari para korban wanita yang berhasil dia cabuli.

Rata-rata, para wanita tersebut dirayu dan diimingi-imingi dengan harta dan ditinggikan derajatnya. (ris/mam/by/ran)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Payudara Remaja Diremas Saat Naik Sepeda Motor


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler