Menghargai Keragaman Budaya Indonesia Lewat Maluku Expo

Senin, 29 Oktober 2018 – 20:00 WIB
Stan Papua yang paling ramai dikunjungi di Maluku Expo 2018. Foto: Natalia/JPNN

jpnn.com, AMBON - Expo Maluku 2018 menjadi ajang menggalang semangat persaudaraan sejati. Mengambil momentun Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Ada aneka gebyar produk unggulan koperasi, industri, pameran hasil kerajinan dan wisata nusantara dari berbagai daerah.

BACA JUGA: Kolekte 5.000 Umat Katolik Pesparani Disumbangkan ke Sulteng

Seperti Sumatera Utara, Jawa, Kalimantan, Maluku hingga Papua. Acara yang digelar di lapangan Markas Polda Maluku ini dalam rangka menyemarakkan PESPARANI Katolik Nasional I.

Salah satu yang paling diincar para pengunjung Maluku Expo adalah stan milik perwakilan Pesparani dari Papua.

BACA JUGA: Rachel Tuerah: LP3KN Turut Memeriahkan Expo Maluku 2018

Stan ini paling ramai dikunjungi warga Kota Ambon maupun pendatang lainnya.

"Penasaran ingin lihat kebudayaan Papua," tutur Aisyah, salah satu pelajar Kota Ambon yang berkunjung ke Maluku Expo.

BACA JUGA: LP3KN Turut Memeriahkan Expo Maluku 2018

Stan LP3KN di Maluku Expo

Sementara itu, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Nasional (LP3KN) juga turut membuka kedai expo bersama provinsi seluruh Indonesia.

Kedai LP3KN berisi tentang sejarah pembentukan LP3KN dan pelaksanaan PESPARANI Katolik Nasional I dalam bentuk linimasa dan audio visual.

Selain itu, juga berjualan aneka produk, antara lain topi, kaos, pin, stiker dan kalender.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat LP3KN Muliawan Margadana, sebagai bagian tidak terpisahkan dari masyarakat bangsa Indonesia, PESPARANI adalah persembahan umat Katolik Indonesia untuk memberikan sumbangsih terbaiknya bagi pembinaan dan pengembangan sosial budaya dan tradisi.

"Ini untuk kian mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa, mempertahankan keberagaman dan kebhinekaan guna mencapai tujuan bernegara," ujar Muliawan.

Muliawan menambahkan kegiatan ini memiliki nilai-nilai strategis untuk memperkokoh semangat persaudaraan dan kebinekaan Indonesia.

Menurutnya, umat Katolik membawa warna tersendiri dalam kehidupan berbangsa sebagaimana menjadi harapan semua elemen masyarakat, yang mencita-citakan Indonesia yang makin maju, makin sejahtera dan bermartabat. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menag: Pesparani ini Sejarah Baru bagi Umat Katolik


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler