MenPAN-RB Yakini PNS Pusat Bakal Lebih Enak di Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Selasa, 27 Agustus 2019 – 17:01 WIB
MenPAN-RB Syafruddin. Foto: dokumen JPNN.Com/Elfany Kurniawan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin meminta para PNS di kementerian dan lembaga tak perlu khawatir dengan pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Menurutnya, pemerintah menyiapkan segala fasilitas bagi PNS di kementerian ataupun lembaga yang bakal ikut pindah kantor seiring pemindahan ibu kota.

"Jangan khawatir, pemerintah sudah menyiapkan segala fasilitas untuk PNS. Ibu kota barunya akan disulap menjadi green city dan smart city. Akan ada perumahan bagi PNS, layanan pendidikan, kesehatan, dan transportasi yang baik," tutur Menteri Syafruddin di Jakarta, Selasa (27/8).

BACA JUGA: He he he... Jakarta Bakal Berstatus Daerah Khusus Mantan Ibu Kota

BACA JUGA:

He he he... Jakarta Bakal Berstatus Daerah Khusus Mantan Ibu Kota

BACA JUGA: Pernyataan Terbaru MenPAN-RB soal PNS Pindah ke Kalimantan Timur

Ibu Kota Bakal Dipindah, Menteri Bambang: Kamu Khawatir Gedungnya Kosong, Banyak Hantunya?

Mantan Wakapolri itu lantas membandingkan biaya hidup PNS pusat di Jakarta dengan kelak di ibu kota baru RI. Menurutnya, saat ini PNS pusat mengeluarkan biaya untuk transportasi dan tempat tinggal hingga setengah dari gaji.

BACA JUGA: Mendagri Sebut Infrastruktur Ibu Kota Baru Mulai Dibangun Tahun Depan

"PNS kan banyak yang kontrak atau KPR (mengangsur kredit kepemilikan rumah, red) di luar Jakarta. Kalau mau mengontrak di Jakarta supermahal, makanya pemerintah menyiapkan perumahan bagi PNS di ibu kota baru," tuturnya.

Dengan berbagai fasilitas tersebut, kata Syafruddin, PNS di ibu kota baru RI bisa menabung lebih banyak. Sebab, mereka tidak perlu lagi mengeluarkan uang transpor ataupun biaya untuk mengontrak rumah.

"Di ibu kota baru PNS-nya cukup jalan kaki karena perumahannya didesain dekat kantor, layanan pendidikan dan kesehatan. Jadi benar-benar kota idaman dan menyenangkan," ucapnya.

Syafruddin menambahkan, andai kelak masih menjabat MenPAN-RB saat RI punya ibu kota baru, dirinya akan segera pindah. Sebab, baginya Jakarta sudah terlalu sumpek.

“Kalau saya masih jadi MenPAN-RB, saya yang duluan akan pindah. Karena di Jakarta sudah terlalu sumpek, semua mahal. Kita butuh ibu kota baru yang kotanya didesain bagus," ucapnya.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gadis dengan Senyum Lebar Ini Khawatir Pemindahan Ibu Kota Merusak Paru-Paru Dunia


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler