Menristekdikti Dorong Mahasiswa Belajar jadi Auditor

Senin, 27 November 2017 – 17:28 WIB
Menristekdikti M Nasir di UNISA. Foto humas kemenristekdikti

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendorong mahasiswa belajar audit dengan baik sehingga bisa melahirkan bibit-bibit auditor yang baik.

Dengan berkembangnya e-learning atau 'classroomless', audit bisa dilakukan berbasis elektronik, tidak lagi secara manual.

BACA JUGA: Menristekdikti Dorong Perkuliahan E-Learning

"Mahasiswa harus berkembang ilmu pengetahuannya, jangan di situ-situ saja," kata Menteri Nasir saat menjadi Keynote Speaker pada acara Pembukaan Olimpiade Audit Untuk Negeri bertajuk "BPK Audination" yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) di Jakarta, Senin (27/11).

Nasir sangat mengapresiasi kegiatan olimpiade yang kali pertama diadakan BPK sekaligus pertama kali di Indonesia ini.

BACA JUGA: Kuliah S1-S3 Hanya 6 Tahun Jangan Komersil

"Ini sangat penting, bagaimana agar tata kelola pemerintahan di Indonesia lebih baik," ucap Nasir.

Negara pemenang, lanjutnya, bukan karena jumlah pendidikannya besar. Negara maju adalah yang memiliki inovasi. Dengan inovasi bisa menjadi negara pemenang.

BACA JUGA: Godok Aturan Akselerasi, Kuliah S1 Sampai S3 Hanya 6 Tahun

"Karena itu audit dilakukan dengan baik sehingga bisa memajukan Indonesia," ucapnya.

Menurut Nasir olimpiade ini sangat berkaitan sekali dengan pendidikan tinggi, terutama dengan akuntansi. Dia pun berharap olimpiade ini bisa diadakan setiap tahun, agar bisa me'refresh' ilmu pengetahuan mahasiswa.

Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar mengaku optimistis melalui acara ini akan terjadi interaksi lebih lanjut antara BPK, auditor BPK, dengan perguruan tinggi.

BPK Audination merupakan rangkaian perlombaan dan kegiatan terkait pemeriksaan (auditing) antar perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Olimpiade ini terbuka bagi seluruh mahasiswa di Indonesia dan tanpa dipungut biaya.

Sebanyak 752 peserta dari 114 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti seminar dan berbagai lomba yang berlangsung pada 27 sampai 30 November 2017. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Targetkan Doktor Muda Unggul di Bidang Riset Meningkat


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler