Mentan SYL Berikan Kunci Sukses Kepada 1.258 Mahasiswa Politeknik Kementan

Jumat, 09 Oktober 2020 – 14:53 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo bersama dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi. Foto: dok Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) memberikan pesan khusus kepada ribuan mahasiswa baru Pembangunan Pertanian (Polbangtan).

SYL menyampaikannya pada acara penutupan Masa Bimbingan Dasar Mahasiswa (Mabidama), yang digelar secara virtual, Jumat (9/10).

BACA JUGA: Kementan Gelontorkan Alsintan untuk Pesisir Selatan

“Indonesia adalah negara agraris dengan sumber daya alam melimpah mulai dari pantai, dataran rendah maupun dataran tinggi yang bisa menjadi resource dan dimanfaatkan anak bangsa yang memiliki pengetahuan serta kemampuan untuk mengolah SDA itu,” kata Mentan SYL membuka sambutannya.

Diketahui, pada 2020 pendidikan vokasi Kementan menerima 1.258 mahasiswa baru yang terdiri dari 155 mahasiswa Polbangtan Medan, 224 mahasiswa Polbangtan Bogor, 245 mahasiswa Polbantan Yogyakarta-Magelang (YoMa), 196 mahasiwa Polbangtan Malang, 261 mahasiswa Polbangtan Gowa, 105 mahasiswa Polbangtan Manokwari dan 72 orang mahasiswa PEPI.

BACA JUGA: Mentan Syahrul Yasin Limpo: Hari Ini Saya Bangga

“Selamat datang, selamat bergabung dengan keluarga besar Kementan. Selamat belajar, selamat menempuh pendidikan di Polbangtan dan PEPI. Kalian adalah orang-orang pilihan  yang berada di jalur yang tepat,” sambung Mentan SYL.

Menurut dia, pertanian merupakan sektor yang dibutuhkan oleh semua pihak dan sektor pertanian sangat diperlukan untuk mendukung kemajuan sebuah negara.

BACA JUGA: Indeks Pertanaman di Garut Meningkat Dengan Embung Kementan

“Manfaatkan kesempatan ini jangan kamu sia-siakan. Jangan kamu permalukan orang tuamu, jangan permalukan bangsamu. Banyak orang yang menginginkan masuk di sini dan kamu yang terpilih,” tambah dia.

Mentan SYL juga memberikan lima kunci keberhasilan yang bisa ditiru para mahasiswa.

“Pertama fokus belajar yang baik di Polbangtan agar terampil dan menjadi petani milenial dan wirausaha andal. Belajar dari teori dan konsep serta jangan malu untuk belajar dari pengalaman dan kesuksesan orang lain,” kata Mentan SYL.

Kedua, memiliki cita-cita, impian, harapan, dan visi untuk mencapainya.

Ketiga, jujur jangan suka berbohong dalam segala hal. Keempat, tingkatkan kepedulian terhadap sesama serta berlaku sesuai dengan budaya dan etika yang berlaku.

“Kelima atau yang terakhir, disiplin jangan sia-siakan kesempatan ini,” kata Mentan SYL.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini jug menyempatkan diri untuk menyapa dan berdialog secara virtual dengan beberapa mahasiswa dari Polbangtan Bogor, Polbangtan Manokwari, Polbangtan YoMa dan Polbangtan Medan.

“Mari jadikan Polbangtan dan PEPI sebagai pendidikan vokasi berkelas nasional hingga internasional. Saya tunggu kalian menjadi pemuda-pemuda yang memiliki frame akademik intelektual yang baik, memiliki agenda-agenda manajemen pertanian yang kuat, sekaligus orang yang berkarakter nasionalis,” ujar Mentan SYL.

Saphira mahasiswa baru Polbangtan Medan mengungkapkan rasa bahagia dan haru dapat berbicara langsung dengan Mentan walau secara virutal.

“Saya ingin menjadi orang berhasil yang bisa membanggakan orang tua dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar dengan dedikasi saya di sektor pertanian,” ungkap Saphira.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi menyatakan ada yang berbeda pada mabidama tahun ini, semua dilakukan secara online dan virtual dikarenakan pandemi.

“Namun, hal ini tidak akan mengurangi semangat kami untuk tetap berkomitmen menyiapkan mahasiswa untuk menjadi wirausahawan muda pertanian (job creator) dan wirausahawan muda pertanian (job creator) dan tenaga siap kerja di bidang pertanian (job seeker),” sebut Dedi Nursyamsi.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan selama pelaksanaan mabidama mahasiswa/i dikenalkan dengan kurikulum, sarana dan prasarana pendidikan vokasi, program-program strategis Kementan serta pembinaan karakter melalui kedisiplinan dan rasa cinta pada tanah air. 

“Saat ini kami juga sedang melakukan proses transformasi dua Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMKPP) menjadi Polbangtan. Semoga di tahun ini memiliki sembilan Politeknik yakni Polbangtan Medan, Bogor, Gowa, YoMa, Malang, Manokwari, PEPI serta Banjarbaru dan Sembawa," kata Dedi. (cuy/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler