JAKARTA—Berbeda saat membentuk Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid I dan II, untuk mengisi kursi kabinet kali ini Presiden SBY tidak akan menggunakan sistem seleksi.
Bila sebelumnya para calon menteri dipanggil satu-satu ke Cikeas untuk menjalani fit and proper test, maka hampir dipastikan pengisi kursi kabinet baru nanti, SBY hanya akan menunjuk begitu saja dan akan langsung bertugas setelah dilantik.
‘’Saya kira hal-hal yang bersifat keupacaraan akan lebih kurang heboh dibandingkan yang dulu-duluKarena memang tujuannya adalah akselerasi,’’ kata staf ahli Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparingga kepada wartawan di kantor Presiden, Jumat (23/9).
Daniel enggan menanggapi mengenai isu SBY akan banyak merombak jajaran menteri dari kalangan parpol pendukung koalisi yang mulai tidak sejalan dengan pemerintahannya.
‘’Saya juga terkejut dengan nama-nama dan spekulasi itu di publik
BACA JUGA: Dadong Mengaku Hanya Jadi Perantara
Tapi saya tidak akan sampai sejauh itu untuk berkomentarBACA JUGA: MA Tetapkan 5 Ketua Hakim Sistem Kamar
BACA JUGA: Bela Calon Besan, Hatta Bantah Reshuffle untuk Logistik 2014
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kabinet Baru, Bekerja Sejak 23 Oktober
Redaktur : Tim Redaksi