Menteri Jonan Ancam Lepas Ketergantungan Maskapai Beli Avtur dari Pertamina

Senin, 14 September 2015 – 16:36 WIB
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan ogah ambil pusing jika PT Pertamina enggan menurunkan harga avtur, sesuai dengan harga internasional. Karena itu, pihaknya akan memberi kesempatan kepada perusahaan migas lainnya untuk masuk dan menjual avtur di bandara.

Langkah ini diharapkan para maskapai tidak perlu ketergantungan lagi dari Pertamina untuk mendapat pasokan avtur. Sebab, berdasarkan laporan PT Angkasa Pura (AP) II, harga avtur Pertamina lebih mahal 20 persen dibanding harga internasional. Kondisi tersebut membuat maskapai nasional sulit bersaing dengan negara-negara lain.

BACA JUGA: Menteri Jonan: Saya nggak Diajak Bicara

"Kalau nanti misalnya Pertamina enggak mau, ya saya masukin aja yang bukan Pertamina di bandara-bandara," ujar Jonan saat ditemui di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (14/9).

Mantan dirut KAI ini menambahkan, bandara-bandara kecil milik Kementerian Perhubungan saat ini sudah dipasang tempat khusus pengisian bahan bakar avtur untuk pesawat. Dalam pemasangan itu, pemasok avtur tidak perlu membayar sewanya.

BACA JUGA: Pangkalan Logistik Blok Migas Harus Libatkan Pengusaha Lokal

"Di bandara-bandara kecil milik Kemenhub juga pasang instalasi aja enggak pernah bayar kok mereka. Enggak ada PNBP-nya ke Kementerian Perhubungan," imbuh Jonan. (chi/jpnn)

BACA JUGA: YLKI Dorong Pemerintah Naikkan Cukai Rokok Hingga 57 Persen

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kabar Gembira! Partalite Segera Hadir di Medan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler