Menteri Rini: Bangun Masjid Dulu, Baru Hotel

Minggu, 11 September 2016 – 10:04 WIB
Rini Soemarno. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - PRAYA - Groundbreaking pembangunan masjid Mandalika, di kawasan ekonomi khusus (KEK) di Desa Kuta, Pujut Lombok Tengah, dilaksanakan kemarin (10/9).

Pembangunan masjid terbesar ke dua di NTB itu diperkirakan rampung akhir tahun 2018 mendatang, menelan biaya sebesar Rp 25 miliar, di luas area 5 hektare (ha).

BACA JUGA: Usai Mengemis di Kuta, Bule Jerman Ngebir di Bar

“Saya melihat, kalau di NTB ini kita membangun masjid terlebih dahulu, baru hotel dan fasilitas lainnya,” kata Menteri UMN Rini Soemarno usai melaksanakan peletakan batu pertama masjid.

Dengan begitu, menurut Rini Soemarno, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pelaksana pembangunan dan investasi di Mandalika Resort mendapatkan ridho Allah SWT. 

BACA JUGA: Tak Hadiri Rapat APBD, Ternyata Bupati Ponorogo ke Amerika

Sehingga, pembangunan yang lainnya, berjalan lancar, aman dan sesuai jadwal. “Mudah-mudahan,” harapnya.

Berbarengan dengan itu, kata Rini Soemarno Kementerian BUMN, melalui ITDC tetap melaksanakan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana pendukung investasi. 

BACA JUGA: Pembangkit Listrik Biomassa Pertama Siap Dibangun di Kalbar

Sebut saja, infrastruktur jalan raya, sea water reverse osmosis (SWRO), atau alat pengohan air laut, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), perkebunan dan pengolahan limbah.

Anggarannya, lanjut Rini Soemarno diambil dari penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 250 miliar. 

“Kita ingin, seluruh pembangunan di Mandalika Resort ini berjalan cepat. Peletakan batu pertama masjid ini, sebagai jawabannya,” katanya.

Ia pun berharap, TNI/Polri, pemerintah provinsi, Pemkab hingga desa mendukung keamanan pembangunan Mandalika Resort. 

Apalagi, dalam beberapa tahun kedepan, sejumlah hotel berbintang mulai dibangun. Sebut saja, hotel Pullman, Club Med, Royal Tulip dan hotel Marriott. 

“Saya berharap, di tahun 2018 mendatang, saya sudah bisa melaksanakan salat di masjid ini,” cetus orang nomor satu di jajaran BUMN tersebut.

Rini Soemarno menambahkan, satu tujuan dari seluruh pembangunan di Mandalika Resort ini, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Insya Allah, daya tampung jamaah di masjid yang kita bangun ini, mencapai 2.000 orang,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer.

Master plan pembangunannya, kata Abdulbar, melebihi  kemegahan Islamic Center (IC)  di Mataram. Memiliki penerangan lampu yang melebihi masjid pada umumnya, desain utama mengambil contoh masjid Bayan di Kabupaten Lombok Utara dan Sembalun Lombok Timur. Termasuk, sejumlah masjid kuno di Loteng. (dss/sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Sembako Stabil, Pembeli Masih Minim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler