Menurut MUI, Inilah Program yang Harus Diprioritaskan di Papua

Sabtu, 07 September 2019 – 06:14 WIB
Kantor MRP di Jayapura, Papua. Foto: Istimewa - Antara

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Cholil Nafis mengatakan pendekatan budaya dan kearifan lokal perlu dilakukan untuk mempererat persatuan kesatuan pascakonflik di Papua.

"Pendekatan budaya kearifan lokal sangat diperlukan di Papua," kata K.H. Cholil Nafis dalam keterangannya kepada ANTARA di Kantor MUI Pusat di Jakarta, Jumat (6/9).

BACA JUGA: Ada Keluhan Wartawan di Papua dan Papua Barat ke Dewan Pers

Ia mengatakan semua pihak perlu melakukan pendekatan yang menyentuh nilai-nilai di daerah setempat sehingga masyarakat merasa nyaman dan malah menambah persatuan, pertemanan, dan keeratan.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga perlu terus melakukan pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua, sesuai dengan misi Presiden, yakni membangun SDM yang unggul menuju Indonesia maju.

BACA JUGA: Mantan Ketua Dewan Pers Sebut Pembatasan Internet di Papua Cacat Prosedur

"Perlu ada program-program prioritas yang bisa meningkatkan SDM di Papua," katanya.

BACA JUGA: Pernyataan Terbaru Fadli Zon terkait Masalah Papua

BACA JUGA: Dewan Pers Minta Media Tidak Mudah Percaya Klaim Kondusif di Papua

Program prioritas yang perlu dilakukan adalah dengan terus mengembangkan dan memajukan pendidikan di daerah itu.

"Baik pada program pendidikan intelektual, 'skill' atau yang mengarah pada pola pengembangan keindonesiaan," katanya.

Ia optimistis bahwa dengan memajukan sumber daya manusia maka percepatan pembangunan di Papua dapat lebih secepatnya terwujud.

"Karena tidak mungkin satu daerah bisa maju hanya dengan kekayaan alamnya. Di manapun daerah yang maju, itu karena ada SDM yang hebat," tuturnya. (Katriana/Ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Begini Solusi dari Bamsoet Terhadap Masalah Papua


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler