Minta Maaf kepada Ketua KPU, Wanita Emas Mengaku Depresi

Senin, 26 Desember 2022 – 19:15 WIB
Hasnaeni Moein, perempuan yang berjuluk Wanita Emas. Foto: Dokpri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni 'Wanita Emas' mengklarifikasi pernyataannya tentang Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.

Dia memastikan bahwa Hasyim tidak pernah melakukan tindakan asusila seperti yang dituduhkan.

BACA JUGA: Analisis Reza Indragiri Soal Lukas Enembe, Wanita Emas, dan AKBP AR yang Mendadak Sakit, Simak

Sebelumnya, Hasnaeni mengaku mendapat iming-iming partainya akan diloloskan menjadi peserta pemilu 2024. Hasyim disebut telah melakukan tindak asusila kepada Hasnaeni.

"Bahwa video yang beredar yang menyatakan bahwa saya telah mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dilakukan oleh ketua KPU Hasyim Asy'ari maka saya nyatakan bahwa hal itu tidak benar," kata Hasnaeni dalam video dikutip Senin (26/12).

BACA JUGA: Wanita Emas Dijemput Paksa, Kini Berstatus Tersangka Korupsi

Dia mengaku bahwa pernyataan sebelumnya dipicu kekesalan dirinya dan kekhilafan karena saat ini dia tengah mengalami depresi.

"Perkataan itu saya katakan karena kekesalan saya dan kekhilafan saya akibat saat ini saya sedang mengalami sakit depresi," ucapnya.

BACA JUGA: Wanita Emas

"Bahwa pada fakta hubungan saya yang ada selama ini antara dengan ketua KPU RI Hasyim Asy'ari adalah hubungan bersifat profesional saja dan tidak lebih dari itu," sambung Hasnaeni.

Dia pun kembali menegaskan bahwa dugaan asusila yang dituduhkan kepada Hasyim tidak didasari kebenaran.

"Bahwa saya memastikan jika dikemudian hari terjadi lagi kejadian serupa yang dilakukan oleh pihak manapun saya nyatakan hal itu tidak benar," tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari angkat suara terkait laporan dugaan asusila terhadap Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni 'Wanita Emas'.

Hasyim memastikan dirinya akan mengikuti proses pengaduan yang sudah diterima DKPP.

"Saya mengikuti proses pengaduan di DKPP tersebut," kata Hasyim. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler