Miris Banget.. Bocah Tujuh Tahun Itu Dirantai di Kamar Isolasi

Kamis, 06 Oktober 2016 – 10:49 WIB
Mei Dias Jati Irawan yang dirantai keluarganya. Foto: JPG

jpnn.com - TUBAN - Mei Dias Jati Irawan, 7, tidak bisa bermain layaknya anak-anak di usianya.

Dia duduk terdiam di depan rumahnya, Dusun Ngulahan, Desa Ngulahan, Kecamatan Tambakboyo, kemarin. Dia telanjang bulat.

BACA JUGA: Sulut Targetkan Peningkatan Jumlah Wisatawan Capai 700 Ribu

Tanpa selempar kain pun menempel di tubuh dekilnya. Selama berdiam diri, dia lebih banyak diam. Tatapan matanya kosong.

Bocah itu langsung berdiri saat wartawan koran ini mendekat. Ekspresinya pun berubah. Sambil menatap, dia tersenyum lebar. Meski beberapa kali dijepret kamera, bocah tersebut tetap fokus menatap.

Mungkin karena tidak mengenali orang yang mendatanginya, dia melambaikan tangan ke arah kamar Sumirah, neneknya. Bocah itu sangat agresif. Semua benda asing di sekitarnya ditarik.

Kalau tidak kena, dia berusaha keras untuk merebutnya. Jawa Pos Radar Tuban mencoba mengulurkan sarung tangan. Secepat kilat bocah itu menyambar benda itu.

Agar ketika dipotret tidak telanjang, cucunya itu oleh Sumirah dipakaikan celana kolor. Hanya dalam hitungan detik, Medi melepas dan membuang celana tersebut.

 ''Putu kulo mboten purun kathokan. (Cucu saya tidak mau pakai celana, Red),'' kata dia.

Sifat agresif luar biasa itulah yang menjadi alasan keluarganya untuk merantai bocah tersebut. Ya, sejak dua tahun lalu pergelangan tangan kiri Medi dirantai.

BACA JUGA: Ternyata Inilah Penyebab Ratusan PNS di Bengkulu Memilih Cerai

Di mana pun dia berada, rantai tersebut dikaitkan dengan benda di sekitarnya.

Kemarin pagi, ketika berjemur di depan rumahnya, ujung rantai dikaitkan pada batang pohon di dekat tempatnya duduk.

Setelah sekitar dua jam dijemur, bocah berkulit sawo matang itu dikembalikan ke kamar isolanya.

Untuk membawa dia, neneknya yang menuntun sambil memegang ujung rantai.

Kamar isolasi berukuran 2 x 3 meter yang ditempati bocah itu berlantai tanah. Salah satu sisinya berdinding kumbung.

BACA JUGA: Dua Kota ini Jadi Favorit TKI Cari kerja

Sisi lain berdinding kayu. Kamar isolasi itu berimpitan dengan kandang kambing. Karena itu, bau kotoran tercium menyengat di kamar tersebut.

Di ruang sempit tempat bocah itu menghabiskan waktunya hanya ditempatkan sebuah dipan kayu butut untuk tidur Medi.

Di dekat dipan itu ditancapkan tonggak kayu untuk mengaitkan rantai.

Ketika berada di kamar tersebut, rantai yang mengikat bocah itu diperpendek. Panjangnya tidak lebih dari 30 sentimeter. Ikatan tersebut setidaknya hanya bisa membuat Medi naik turun dipan untuk buang air kecil.

Kalau talinya terlalu panjang, kata Sumirah, dikhawatirkan Medi merusak benda-benda di sekitarnya. Contohnya, salah satu sisi dinding kayu kamar itu rusak setelah ditarik. (zak/ds/c4/diq/flo/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jualan Perhiasan, Wanita China Ditangkap di Sorong


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler